Opini

3 Hal Yang Tidak Bisa Ditiru oleh Video Games dari Board Games

Bagikan:

Kita bisa akui bahwa board game tidak akan bisa lebih fleksibel dibanding video game. Board game gerakannya hanya sebatas di atas meja, sedangkan video game layaknya dunia imajinasi bisa melakukan apa saja. Hanya saja jika kita perhatikan lagi, ternyata ada 3 hal yang tidak bisa ditiru oleh video games.

Bolehlah kita mengakui juga bahwa banyak sekali berbagai video game yang diadaptasi dari board game menjadi sangat menarik ketika dijadikan video game. Akan tetapi, tetap saja ada 3 hal yang tidak bisa ditiru. Apa sajakah itu? Yuk kita simak!

1. Bluffing

Yap, bluffing adalah salah satu elemen yang membuat board game semakin seru. Ketika kamu sedang asik membangun konstruksi di Settlement of Catan, pasti ada lawan main kamu yang berusaha untuk menghentikanmu. Secara spontan pasti kita akan melakukannya dan hal tersebut ya sangat “fun“.

Bukan berarti di video game juga kita tidak bisa melakukan bluffing. Hanya saja, rasa bluffing ketika bermain board game itu tidak akan sama dengan bluffing di board game. Berbagai video game juga menawarkan langkah-langkah yang bisa membohongi kamu, sayangnya para AI (Artificial Intellegence) di video game tidak pintar dalam melakukan hal tersebut. Bolehlah ketika bermain online banyak yang berusaha melakukan bluffing. Sayangnya, makna bluffing yang dilakukan di dalam video game, tidak tersampaikan ketika bermain online. Yang harusnya kita “fun” dalam melakukan bluffing, malah menjadi seperti “bullying “yang justru membuat game menjadi tidak “fun“.

2. Bentuk Fisik

Mungkin kamu pernah memainkan salah satu game berjudul Rampage, baik di video game maupun di board game. Meskipun memang memiliki tema yang sama tapi cara bermainnya jelas sangatlah berbeda.

Pada video game, kita bermain sebagai monster dan menghancurkan kota-kota. Semakin kota hancur oleh kita, maka semakin besar score yang kita raih. Begitupun juga dalam board game, tetapi pernahkah terpikirkan bagaimana caranya bermain dalam board game? Dalam board game permainan cenderung lebih kepada racing/balapan. Siapa yang paling cepat dalam menghancurkan kota, maka dialah yang menang. Cara bermainnya pun sangat unik, dengan bidak berbentuk seperti godzilla, kita bisa mengambil mobil dan melemparkannya, atau mendekati lawan bermain, dan juga melemparkannya ke gedung-gedung dalam kota. Itulah menariknya board game yang dimana kita harus menerima berbagai keterbatasan pada tubuh manusia dan hukum fisika, sehingga membuat permainan lebih kompleks dan “fun“.

3. Ownership

Kepemilikan sepenuhnya terlihat sangat mutlak dalam board game. Kamu bisa mengikuti peraturan bermain, atau bahkan merubah sedikit cara bermain agar terasa lebih mudah atau bahkan lebih menantang. Hal tersebut biasa disebut dengan “modding“, yaitu melakukan modifikasi dalam game, baik video game maupun board game. Modding dalam board game tentu saja tidak ada peraturan berarti. Kamu bisa menyalurkan kreatifitas kamu dalam mencoba variasi bermain dalam board game tersebut.

Bukan berarti kita tidak bisa melakukan “modding” dalam video game. Pada video game kita bisa saja melakukan modding, hanya saja perlu adanya tools khusus dalam melakukan hal tersebut. Selain itu, tidak semua video game dapat dilakukan modding, terutama pada platform console.

Kamu punya ide lain yang tidak bisa ditiru oleh video game dari board game? Yuk share!

Baca juga:

Fallout The Board Game, Apakah Akan Seseru Video Gamenya? Beberapa judul video game pupuler, belakangan ini banyak yang diadaptasi menjadi board game. Sebut saja Dark Souls, Doom, Bioshock Infinite, Bloodborn...
Bagaimana Asal-Usul “Combo” Dalam Game? Ada yang gemar bermain game berjenis "fighting"? Video game memiliki banyak judul fighting game yang menarik untuk dimainkan. Kita bisa sebut beberapa...
Game Unik, Tetap Akan Selalu Mendapatkan Audiens Mungkin anda sekalian akan setuju dengan pendapat dari Yoan Fanise. Content Director dari Valiant Hearts ini mengatakan bahwa game apapun, jika memili...
Bagikan:
Rizal Ziz
Seorang lulusan S1 yang sedang mengambil studi lanjut pascasarjana, memiliki hobi dan pengalaman di dunia gaming. Suka juga mengutarakan pikiran melalui tulisan.