Dadu dari peradaban Lembah Indus. Photo by bbc.co.uk
Kabar Game

5 Fakta Tentang Dadu yang Perlu Kamu Ketahui (Untuk Sesumbar)

Bagikan:

Dadu, benda berbentuk kubus yang sering digunakan sebagai asa terakhir soal pilihan ganda, merupakan komponen permainan tertua dan paling dikenal. Mungkin Ibumu tidak bisa membedakan Digimon dan Pokemon. Tapi untuk urusan dadu, rasanya semua akur. Meski begitu, sebuah dadu menyimpan fakta-fakta yang tidak semua orang tahu. Boardgame ID menyajikan beberapa fakta dadu yang diantaranya bisa membuat lawan mainmu terlihat seperti amatiran:

1. Sejarah dadu

Sejarah dadu tidak lepas dari penggunaan tulang sendi hewan (knucklebones) sebagai media ramal di masa lampau. Knucklebones yang memiliki empat sisi digunakan dengan cara dilempar seperti dadu kekinian. Baru kemudian mbahnya board game, Senet (3100 SM), mengawali sejarah penggunaan elemen acak dalam permainan dengan empat batang kayu hitam-putih. Satu sisi putih yang menghadap ke atas dihitung satu, dua sisi putih dihitung dua, dst. Sejarah dilanjutkan dengan Royal Game of Ur (2600 SM) yang menggunakan dadu empat sisi (tetrahedral). Bentuk dadu modern, kubus, mulai dikenalkan pada 1300 SM di Mesopotamia, jauh sebelum sistem angka arab dikenal.
Contoh sesumbar :
“Wah gue setiap ngocok dadu gini selalu inget Mesopotamia 1300 SM, waktu pertama kali dadu kaya gini dipakai.”

Empat sisi knucklebones. Picture by queenoftarot.com
Empat sisi knucklebones. Picture by queenoftarot.com

2. Dadu pun ada yang kidal

Tidak semua orang tahu bahwa ada dua jenis dadu. Perhatikan dadumu, jika angka 1-2-3 tersusun berlawanan arah jarum jam maka dadumu right handed. Jika sebaliknya, maka dadumu adalah dadu kidal (left handed). Dadu right handed mengikuti gaya Western, sementara yang kidal adalah gaya Asia.
Contoh sesumbar :
“Bro lu ada dadu kidal nggak? gue ga bisa lempar dadu biasa nih. Apa? Lu nggak tau ada dadu kidal? Nggak usah maen ajalah kita”

Right handed vs left handed dice. Picture by figurethis.nctm.org
Right handed vs left handed dice. Picture by figurethis.nctm.org

3. Warna merah pada angka satu dan empat

Bagi yang pernah jajan snack yang berhadiah dadu, pasti sempat bersua dadu yang angka satu dan empatnya berwarna merah. Dadu ini adalah dadu gaya Asia. Angka satu diwarnai merah karena satu adalah “ace” atau angka terbaik dalam banyak permainan. Warna merah pada angka empat menyimpan cerita lain. Alkisah seorang kaisar pada masa dinasti Ming (1368 – 1643) bermain sugoroku (semacam ular tangga) dengan permaisurinya. Kaisar tersebut di ambang kekalahan dan butuh angka empat untuk memenangkan permainan. Bisa ditebak, angka empat keluar dan sejak saat itu diwarnai merah untuk mengenang permainan tadi. Ada versi lain yang menyebutkan bahwa angka empat berwarna merah berasal dari tradisi India.
Contoh sesumbar :
“Bro, kok ular tangga lu angka dadunya warna item semua? Nggak menghargai sejarah banget.”

Warna merah di angka satu dan empat dadu Asia. Photo by myworldchina.blogspot.com
Warna merah di angka satu dan empat dadu Asia. Photo by myworldchina.blogspot.com

4. Jumlah angka pada sisi dadu yang berlawanan

Jumlah angka pada sisi dadu yang berlawanan adalah tujuh? Tidak selamanya begitu, wahai saudaraku. Sebuah dadu yang diperkirakan berasal dari peradaban lembah sungai Indus membongkar kaidah umum perdaduan dengan menempatkan angka satu dan enam bersebelahan. Dadu lain dari peradaban Mesopotamia malah menempatkan angka yang berurutan pada sisi berlawanan.
Contoh sesumbar :
“Yang pertama bikin susunan dadu kaya gini siapa ya? Jaman peradaban Sungai Indus dulu nggak begini padahal”

Dadu dari peradaban Lembah Indus. Photo by bbc.co.uk
Dadu dari peradaban Lembah Indus. Photo by bbc.co.uk

5. Membedakan dadu Western dan Asia

Selain kaidah right handed dan left handed, cara termudah membedakan dadu Western dan Asia adalah dengan melihat kecenderungan titik pada sisi dadu. Jika titiknya rapat dan cenderung ke tengah, dadu itu adalah dadu Asia. Sebaliknya jika renggang dan cenderung ke pinggir menunjukkan dadu tersebut mengikuti gaya Western.
Contoh sesumbar :
“Monopoli lu kok dadunya gaya Asia begini? Bajakan ya? Aduh paling anti gue”

Perbandingan dadu Asia (atas) dan dadu Western (bawah). Picture by wikipedia.
Perbandingan dadu Asia (atas) dan dadu Western (bawah). Picture by wikipedia.

Mencengangkan bukan? Ayo buruan lempar dadumu sekarang juga!

Baca juga:

Dice Forge, Sensasi Bermain dengan Dadu yang Bisa Dikustomisasi Permainan dengan mekanisme lempar dadu mungkin sudah biasa. Tetapi bagaimana jika ada sebuah permainan dengan dadu yang sisinya bisa diganti sesukamu?...
Jadikan Hewan Jagoanmu Master Kung-fu dalam Board Game Terbaru WizKids Berikut Ini Kamu suka ke kebun binatang? Tak sedikit orang yang memilih kebun binatang sebagai tempat favorit berkunjung untuk bersantai dengan keluarga, apala...
Mekanik 101: Dice Rolling, Lebih dari Sekedar Melempar Dadu Kata orang bijak, dalam hidup ini yang pasti adalah ketidakpastian. Pun demikian dalam sebuah lemparan dadu, mekanik yang sudah menjadi candu jauh seb...
Bagikan:
Vicky Belladino
Boardgamer casual yang menantikan stempel Spiel des Jahres melekat pada produk lokal. Sesekali mendesain board game sembari mendesain masa depan.