Kabar Game

51 Game Mekanik yang Kerap Digunakan dalam Tabletop Game

Bagikan:

Taukah kalian kalau ternyata ada lebih dari 75.000 judul board game dan card game yang terdata oleh Board Game Geek (BGG). Sebuah website yang berisikan database tentang board game dan card game yang pernah ada di dunia. Mulai dari Catur (Chess), Ular Tangga (Snake and Ladders), bahkan Congklak (Mancala) juga ada. Informasi yang disajikan beragam, mulai tahun terbit, jumlah pemain, desainer game, artist/illustrator, penerbitnya hingga mekanisme permainan.

Game Mechanics atau mekanisme permainan bisa dibilang sebagai kerangka bagaimana cara permainan itu berjalan atau bisa dimainkan. Cara bermain board game berbeda-beda, sebagai contoh Ular Tangga, mekanisme utamanya adalah Dice Rolling sedangkan catur menggunakan Grid Movement. Dalam board game kekinian atau board game modern, mulai banyak yang menggunakan lebih dari satu mekanik dalam sebuah permainan.

Nah, pada kesempatan ini Manikmaya akan mencoba mendeskripsikan setiap istilah-istilah game mekanik yang digunakan dalam board game maupun card game. Total sesuai database dari BGG tercatat ada 51 jenis mekanisme permainan, berikut glosariumnya.

Game Mechanics (sumber : http://www.zazzle.co.uk)
Game Mechanics
(sumber : http://www.zazzle.co.uk)

 ABCD – E – F – GH – I – J – K – LM – N – O – P – Q – RST – U – VW – X – Y – Z


A

1. Acting
Permainan dimana para pemain dituntut untuk berakting

2. Action Point Allowance System
Pemain mendapatkan sejumlah poin aksi yang disetiap gilirannya pemain bisa menggunakannya untuk berbagai aksi

3. Action Programming
Aksi dilakukan setiap pemain secara rahasia, biasanya dengan meletakkan kartu satu per satu dalam jumlah tertentu. Pada akhirnya pemain harus mengeksekusi aksi pada gilirannya dimulai dari kartu pertama.

4. Area Control / Area Influence
Mekanisme dimana pemain harus berlomba mendapatkan wilayah tertentu dihitung seberapa banyak pengaruh pemain di area itu, biasanya dimenangkan dengan perhitungan mayoritas.

5. Area Enclosure
Mekanisme dimana pemain mengepung suatu titik atau daerah, untuk mendapatkan poin, menguasai daerah itu atau mengeliminasinya.

6. Area-Impulse
Istilah yang biasa digunakan pada War Games, pemain secara bergantian mengaktivasi pasukannya pada suatu wilayah untuk melakukan aksi.

7. Area Movement
Istilah yang juga biasa digunakan pada War Games, pergerakan dari suatu wilayah ke wilayah lain.

8. Auction/Bidding
Pemain diminta untuk memulai menaruh harga pertama untuk suatu barang atau wilayah, baik menggunakan uang-uangan yang ada dalam permainan, token, ataupun kartu barang lalu dilanjutkan dengan pemain berikutnya. Lelang dimenangkan oleh pemain dengan harga tertinggi, token atau token terbanyak.

B

9. Battle Card Driven / Campaign
Satu lagi istilah mekanik dalam War Games, pemain melakukan aksi sesuai kartu yang ada ditangan, pemain harus melakukan aksi sesuai yang tertera pada kartu. Merupakan sub-kategori dari Hand Management.

10. Betting/Wagering
Pemain diminta untuk bertaruh menggunakan uang-uangan yang ada dalam permainan untuk suatu barang, wilayah, skor, atau jumlah uang yang lebih besar.

C

11. Card Drafting
Mekanik dimana para pemain diberi kesempatan untuk memilih kartu dari sejumlah kartu yang diberikan secara terbatas. Kadang dilakukan hingga pemain memiliki set kartu ditangan dalam jumlah kartu tertentu atau hingga pemain memiliki tumpukan dek kartu sendiri berdasar pilihannya tadi.

12. Chit-Pull System
Biasa digunakan dalam War Games, yaitu mekanik untuk menjadikan token sebagai penanda sebuah aksi yang telah dilakukan oleh suatu pemain di medan perang atau papan permainan.

13. Co-operative Play
Mekanik ini menuntut setiap pemain untuk berkerja sama satu sama lain atau menjadi tim. Meraih objektif yang sama. Akhir dari permainan berupa kemenangan untuk semua pemain atau kekalahan bersama.

14. Commodity Speculation
Merupakan sub-kategori dari mekanik Betting/Wagering, pemain diminta untuk bertaruh pada beberapa komoditas dengan harapan pemain bertaruh pada komoditas yang akan memiliki nilai paling besar seiring berjalannya permainan.

15. Crayon Rail System
Sub-kategori dari mekanik Route/Network Building, adalah mekanik permainan yang menggunakan krayon atau metode penulisan apapun yang tidak permanen (bisa dihapus) untuk menghubungkan titik-titik hingga membentuk rute tertentu.

D

16. Deck / Pool Building
Mekanisme dimana pemain memulai dengan set dek kartu/komponen tertentu, lalu sejalan dengan permainan jumlahnya akan bertambah. Dek kartu pemain akan semakin tebal karena tambahan kartu, atau jumlah komponen menjadi lebih banyak.

17. Dice Rolling
Permainan yang menggunakan mekanisme ini tentu memerlukan dadu untuk dilempar. Hasil lemparan dadu bervariasi tergantung penggunaan dadu, bisa untuk langkah, menambah uang, atau mendapatkan sumber daya. Dadu yang digunakan pun beragam, bisa berda ukuran, beda jumlah sisi atau beda simbol.

E F

G

18. Grid Movement
Mekanisme ini berlaku jika ada bidak yang digerakkan dari suatu petak ke petak disebelahnya, baik petak yang berbentuk kotak ataupun heksagonal.

H

19. Hand Management
Mekanisme ini biasanya mengandalkan kartu-kartu yang ada ditangan pemain untuk memenangkan permainan. Jika pemain bisa mengatur kartu ditangannya, membuang yang jelek dan menyimpan kartu yang bagus untuk digunakan pada waktu yang tepat adalah salah satu contoh implementasi permainan dengan mekanisme hand management

20. Hex-and-Counter
Mekanik dalam War Games klasik, menggunakan penanda pada suatu petak heksagonal yang kemudian pemain bisa memindahkan penanda tersebut ke 6 arah (dari petak heksagonal sebelumnya). Digunakan sebagai pilihan yang lebih banyak daripada petak kotak yang hanya memiliki empat sisi.

I J K

L

21. Line Drawing
Mekanik ini meminta pemain menggambarkan garis selama permainan sesuai aturan yang ada.

M

22. Memory
Pemain harus bisa mengingat informasi-informasi yang ia dapatkan pada tahap atau giliran sebelumnya untuk bisa mendapatkan objektifnya. Termasuk juga mengingat informasi yang diberikan oleh pemain lain.

23. Modular Board
Dalam mekanisme ini permainan menggunakan papan permainan yang terpisah-pisah. Biasanya permainan dimulai dengan menyatukan papan-papan permainan tersebut secara acak sehingga membuat permainan terasa berbeda setiap kali dimainkan. Strategi yang digunakan tentu juga berbeda karena papan yang digunakan pada permainan selanjutnya mungkin berubah posisinya dengan permainan yang sebelumnya.

N O

P

24. Paper-and-Pencil
Mekanisme permainan ini digunakan untuk permainan yang memang butuh pencatatan manual, mencatat beberapa atribut yang mungkin akan mempengaruhi siapa pemenang diakhir permainan. Namun, permainan yang menyediakan kertas untuk menghitung skor atau poin tidak tergolong menggunakan mekanisme.

25. Partnerships
Mekanisme yang mengijinkan pemain untuk menawarkan pemain lain untuk membentuk aliansi atau tim sendiri selama permainan. Biasanya para pemain yang telah menjadi rekanan bisa menang bersama. Walaupun rekanan berhasil terbentuk namun sifatnya tidak lah permanen, pemain juga boleh membubarkan atau keluar dari tim.

26. Pattern Building
Adalah sistem mekanik dimana pemain meletakkan atau menyusun token, kartu atau komponen lain dalam pola atau urutan tertentu untuk mendapatkan hasil (yang beragam). Misal dengan jika berhasil meletakkan token di kelima bangunan warna hijau, pemain akan mendapatkan skor dobel dari biasanya.

27. Pattern Recognition
Mekanik yang menggunakan penanda yang biasanya memiliki warna atau simbol tersendiri dan diletakkan secara acak pada papan permainan atau ditempat yang sudah ditentukan. Sejalannya permainan penanda tersebut akan bergerak, dan pemain harus bisa membaca pola gerakan si penanda tersebut untuk mendapatkan hasil tertentu.

28. Pick-up and Deliver
Di mekanisme ini, pemain diharuskan menjemput sebuah barang disuatu lokasi dan harus diantar ke tempat tujuan untuk mendapatkan uang, poin, atau aksi lain. Biasanya ada aturan atau mekanik lain yang menjelaskan kemanakah barang harus diantar.

29. Player Elimination
Dalam mekanisme ini memungkinkan pemain untuk keluar dari permainan entah karena stamina atau nyawa habis, atau memang karena tidak cukup uang/sumber daya untuk melanjutkan permainan (bangkrut). Mekanik ini hanya bisa dipakai untuk permainan yang jumlah pemainnya bisa lebih dari tiga pemain.

30. Point to Point Movement
Adalah pergerakan dari titik ketitik yang lain yang dihubungkan dengan garis. Pergerakan ditandai dengan perpindahan token atau figur, misalnya dari kota A ke kota B. Jika ada dua titik yang tidak terhubung dengan garis makan pemain tidak bisa memindahkan token atau figurnya kesana.

31. Press Your Luck
Mekanisme dimana pemain berani bertaruh untuk tetap melanjutkan aksinya. Pemain bisa mengulang aksi atau perintah sepuasnya sampai pemain tersebut memutuskan untuk cukup dan berhenti. Jika pemain memaksakan untuk lanjut ia bisa mendapatkan kerugian, termasuk poin berkurang atau kehilangan uang/barang.

Q

R

32. Rock-Paper-Scissors
Mengambil inti sari dari suit Batu-Gunting-Kertas, namun yang dimaksud dalam mekanik ini adalah inti poin dimana ada satu elemen yang menang melawan elemen/atribut lain dan kalah dengan elemen/atribut lain. Misal : A > B > C > D > E > A

33. Role Playing
Beberapa board game bisa menggunakan mekanik ini, dimana pemain akan mengendalikan karakter. Sejalannya permainan, pemain hanya fokus menjalankan karakter. Dengan kata lain, pemain adalah si karakter itu sendiri.

34. Roll / Spin and Move
Mekanisme dimana pemain akan bergerak seusai jumlah angka dadu hasil lemparan, atau sesuai hasil papan putaran. Berbeda dengan mekanisme Dice Rolling, hasil dadu bisa jadi bukan berupa langkah dan dadunya bervariasi, sangat mungkin dadu yang dipakai bukan dadu titik dan atau angka. Sedangkan Roll and Move ini hanya dadu angka untuk menentukan jumlah langkah.

35. Route/Network Building
Mekanisme ini memberikan fitur kepada pemain untuk bisa membuat rute atau jalurnya sendiri, ia bisa memulai jalur baru, melanjutkan jalur/rute yang ada. Biasanya permainan yang menggunakan mekanik ini pada papan permainannya sudah tersedia jalurnya, pemain hanya perlu menggunakan sumberdayanya sendiri pada jalur yang tersedia untuk memberi penanda bahwa jalur/rute tersebut adalah miliknya.

S

36. Secret Unit Deployment
Mekanik ini memberikan kemampuan kepada pemain untuk menggerakkan bidak atau melakukan aksi secara rahasia, hanya pemain yang melakukannya yang tau aksi atau kemana langkah sebenarnya. Hanya pada saat-saat tertentu pemain lain dapat mengetahui informasi rahasia tersebut.

37. Set Collection
Tujuan digunakannya mekanisme ini adalah untuk mengajak para pemain mengumpulkan atau mengkoleksi beberapa set barang.

38. Simulation
Permainan yang menggunakan mekanisme ini biasanya mencoba untuk mensimulasikan model kejadian, peristiwa atau situasi aktual.

39. Simultaneous Action Selection
Mekanisme ini memberikan kesempatan kepada setiap pemain secara simultan atau bersamaan untuk memilih aksi yang akan mereka gunakan secara rahasia. Kemudian secara bersamaan juga pemain memperlihatkan aksi mereka dan dilakukan sesuai urutan yang ada dalam aturan di setiap permainan.

40. Singing
Bernyanyi atau berdendang diperlukan dalam permainan yang menggunakan mekanik ini untuk mendapatkan atau mencapai tujuan tertentu.

41. Stock Holding
Sub-kategori mekanik dari Commodity Speculation, namun yang di perjual belikan disini bukanlah komoditas melainkan jual beli saham.

42. Storytelling
Pemain diminta untuk membuat cerita dengan kartu, gambar atau komponen bantuan yang lain. Singkat kata mekanik ini memberikan kesempatan untuk membuat cerita yang bebas sesuai bantuan yang ia peroleh.

T

43. Take That
Biasanya mekanisme ini memberikan fitur kepada pemain untuk menyerang sumber daya, bangunan, atau karakter hingga hancur, habis atau kalah. Oleh karena itu mekanisme ini juga biasa dipakai dalam permainan yang terdapat fitur eliminasi pemain.

44. Tile Placement
Tile atau kepingan yang biasa terbuat dari cardboard. Dalam mekanisme ini poin bisa didapatkan dengan cara meletakkan beberapa tile hingga membentuk suatu area dalam seri atau jumlah tertentu.

45. Time Track
Adalah dimana urutan giliran pemain dilakukan bukan berdasar urutan duduk pemain melainkan pemain yang pada giliran sebelumnya memiliki pion/bidak diurutan paling akhir, maka ia yang akan menjadi pemain yang jalan pertama digiliran selanjutnya. Singkat kata, urutan giliran pemain ditentukan dari pion pemain di posisi paling yang paling akhir/tertinggal.

46. Trading
Dengan mekanisme ini, pemain diperbolehkan saling bertukar kebutuhan dengan pemain lain. Catatan, bertukar disini bukan berarti ditukar dengan uang melainkan dengan barang dengan fungsional yang kurang lebih sama, misal kayu ditukar dengan bata, atau padi ditukar dengan batu.

47. Trick-taking
Istilah mekanisme yang sering dipakai dalam permainan kartu. Dimana pemain secara bergantian mengeluarkan kartu yang sejenis, sama, atau berurutan. Kumpulan kartu yang dimainkan tersebut dinamakan “Trick”. Biasanya akan ada pemain yang memenangkan di setiap Trick, pemenang berhak mendapatkan seluruh kartu yang ada pada Trick. Cara memenangkan Trick berbeda disetiap permainan, dan nilai Trick juga berbeda.

U

V

48. Variable Phase Order
Mekanik ini menjaga pemain untuk tidak melakukan hal yang sama dengan giliran yang sebelumnya atau untuk giliran selanjutnya. Ada variasi yang membuat pemain harus mengambil pilihan aksi yang berbeda disetiap gilirannya.

49. Variable Player Powers
Mekanisme ini memberikan fitur kepada setiap karakter yang ada dalam permainan untuk memiliki peran, kekuatan atau kemampuan yang berbeda dengan karakter yang lain.

50. Voting
Seperti dalam memilih capres dan cawapres, pemilihan dilakukan dengan voting atau pemungutan suara. Hal itu juga bisa diterapkan didalam permainan. Voting dilakukan dalam kondisi atau giliran tertentu dan hasil voting bervariasi dalam setiap permainan.

W

51. Worker Placement
Mekanisme ini meminta pemain untuk melakukan satu aksi disetiap gilirannya pada area/spot yang tersedia dan terlihat oleh semua pemain. Lalu, sesuai urutan pemain selanjutnya juga melakukan aksi yang sama dengan namun di area/spot yang berbeda. Cara bermain seperti ini terus berlanjut sampai tidak ada spot yang tersisa atau permainan sendiri yang menbatasi kapan aksi tersebut selesai. Mekanisme ini biasanya membuat pemain akan berpikir keras karena pemain hanya diberikan satu aksi disetiap giliran untuk satu area, bisa jadi area yang ia inginkan sudah diisi oleh aksi pemain lain.

X Y Z


Bagikan:
vagansza
Editor of boardgame.id, board game enthusiast, and also a cheese lover. His favorite is Carcassonne. Nice to meet you!