Kabar Industri Press Release

SPIEL’17 Penuh Dengan Ajang Apresiasi untuk Board Game Terbaik [Kabar SPIEL]

Bagikan:

Board game yang bagus memang sudah selayaknya mendapat apresiasi. Bentuk apresiasi untuk board game terbaik memang biasanya hadir dalam bentuk penghargaan. Spiel des Jahres adalah salah satu contoh dari banyak ajang penghargaan untuk board game.

Nah di SPIEl’17 ada lagi ajang penghargaan yang lain, namanya Deutscher Spielepreis (German Game Prize). Penghargaan ini sudah ada sejak 27 tahun yang lalu. Majalah Jerman yang berjudul Die Pöppel-Revue, mengawali penghargaan ini di tahun 1990 dengan mengumpulkan suara dari berbagai toko, profesional, klub board game.

Ada dua kategori penghargaan untuk Deutscher Spielepreis, yaitu Family / Adult Game (game keluarga/dewasa) terbaik dan Children Game (game anak-anak) terbaik. Pemenang ajang ini biasanya diumumkan di bulan Oktober sebelum Essen SPIEL.

Terrraforming Mars patut di apresiasi
Terrraforming Mars memenangkan German Game Prize 2017 | Gambar: Teilzeithelden.de

Di SPIEL justru para pemenang dari dua kategori di atas justru diundang ke panggung utama, mendapat sorotan dan sesi diskusi lebih dalam mengenai keunikan dari setiap pemenangnya. Tahun ini Terrraforming Mars mendapat suara terbanyak dan otomatis menyabet penghargaan game keluarga/dewasa terbaik. Sedangkan kategori game anak terbaik jatuh kepada ICECOOL.

Menariknya, ada satu lagi penghargaan di SPIEL tahun ini yang diperuntukkan bagi board game terbaik. Ya! untuk pertama kalinya, Friedhelm Merz Verlag (penyelenggara SPIEL) berkolaborasi dengan kota Essen akan memberikan innoSPIEL sebagai penghargaan game paling inovatif tahun ini.

Penghargaan akan diberikan untuk game dengan genre baru, mengenalkan mekanik baru atau sebuah revolusi baru untuk cara memainkan game tersebut. Sebagai penghargaan perdana, para juri telah menominasikan tiga game berikut:

  1. Komponen Fabled Fruit | Gambar: boardgamegeek.com

    Fabled Fruit karya Friedemann Friese yang diterbitkan oleh 2F-Spiele.
    Pengembangan game ini cukup menarik hati para juri karena narasi saling silang dan cara bermain yang bisa berubah setiap saat.

  2. LYNGK karya Kris Burm dari publisher HUCH!.
    Meskipun hanya dapat dimainkan oleh dua pemain. Di sini pemain memilih warna ketika game sudah dimulai, bukan di awal permainan.
  3. Magic Maze karya Kasper Lapp rilisan Pegasus Spiele.
    Hadir dengan gaya permainan kooperatif yang unik dengan cara main yang terbilang baru. Alhasil game ini masuk dalam nominasi.

Setujukan kamu dengan pemenang Deutscher Spielepreis? Lalu board game manakah yang menurutmu akan mendapat penghargaan dari innoSPIEL?

Bagikan:
vagansza
Editor of boardgame.id, board game enthusiast, and also a cheese lover. His favorite is Carcassonne. Nice to meet you!