Komunitas

Arisan Manikmaya Games Hasilkan 30 Board Game Dalam Setahun

Bagikan:

Memiliki hobi bermain board game tidaklah murah, ditambah lagi bila sudah mencapai tingkat ingin mempunyai board game sendiri. Apalagi masalah harga board game impor yang membuat kondisi dompet jadi tidak sehat. Di Indonesia, di mana toko board game masih sangat jarang bisa ditemukan, salah satu cara mendapatkan board game impor adalah dengan mengimpor. Sekalipun saat ini sudah ada beberapa seller yang mengimpor board game ke tanah air dan menjualnya secara online namun tetap saja harga board game impor ini harganya jauh di atas harga pasaran di negara asalnya karena adanya tambahan biaya akibat pengiriman dari luar negeri. Untuk board game lokal sendiri mudah didapatkan dan harganya cukup terjangkau sehingga tidak terlalu mengganggu kesehatan dompet

Melihat kondisi tersebut Manikmaya Games mencoba membantu menengahi dengan mengajak anggota Board Game Bandung Society (sebutan komunitas board game Bandung) untuk membentuk grup arisan board game pada tahun 2014 lalu dan telah berjalan tiga musim (12 bulan per musim) hingga saat ini. Setiap musim, jumlah peserta dibatasi hanya untuk 12 orang dan setiap peserta diwajibkan membayarkan iuran dana arisan sebesar Rp 100.000 perbulannya (musim ketiga berubah menjadi Rp 125.000/bulan).

arisan Manikmaya board game
hasil arisan Manikmaya (hanya ilustrasi) | Foto: tamrielo.com

 

Arisan diundi tiap bulan ketika PlayDay bulanan dari Manikmaya dilangsungkan dan pemenang berhak mendapatkan dana Rp 1.200.000,- sebagai total pot perbulan. Manikmaya turut berperan sebagai bendahara yang sekaligus memastikan agar pot digunakan sepenuhnya untuk membeli board game oleh pemenang. Pemenang arisan juga boleh “nombok” bila total board game yang dibelinya ternyata harganya melebihi pot dan tentunya board game yang dibeli akan menjadi hak milik perorangan (pemenang arisan).

Arisan Manikmaya musim kedua baru saja berakhir pada akhir september 2016 dan telah memasuki musim baru (ketiga) pada oktober kemarin. Sebanyak 30 board game berhasil didapatkan selama musim kedua kemarin, dan uniknya atas kesepakatan tidak tertulis bersama, peserta arisan tidak diperkenankan untuk membeli board game yang sama agar koleksi board game komunitas Bandung makin beragam. Di musim ketiga arisan, peserta dibagi menjadi dua grup yang terdiri dari enam peserta dan setiap bulan akan ada dua pemenang arisan, satu dari setiap grup sehingga siklus arisan jadi lebih cepat.

Bagaimana? tertarik membuat grup arisan board game sendiri di kotamu?

Bagikan:
vagansza
Editor of boardgame.id, board game enthusiast, and also a cheese lover. His favorite is Carcassonne. Nice to meet you!