Opini

Bagaimana Asal-Usul “Combo” Dalam Game?

Bagikan:

Ada yang gemar bermain game berjenis “fighting“? Video game memiliki banyak judul fighting game yang menarik untuk dimainkan. Kita bisa sebut beberapa franchise yang terkenal di dunia seperti Street Fighter, Mortal Kombat dan Tekken. Hal yang membuat game berjenis fighting ini menarik ini adalah adanya mekanisme “Combo” di dalam game.

Tidak terbayangkan memang jika seandainya tidak ada mekanisme “Combo” di dalam fighting game. Mungkin fighting game akan menjadi sangat membosankan karena gameplay yang tidak berkembang, atau kita hanya beradu timing yang tepat untuk mengenai musuh dengan pukulan. Untunglah mekanisme “Combo” ini terdapat di dalam fighting game. Lalu darimanakah asal muasal sistem “Combo” ini?

Pada awalnya mekanisme “Combo” tersebut diaplikasikan dalam arcade game tahun 80-an yaitu Renegade dan Double Dragon. Pada umumnya, arcade game menawarkan mekanisme yang dimana para pemain mengalahkan musuh dengan melakukan serangan satu kali saja, akan tetapi pada 2 judul game tersebut para pemain bisa melakukan berbagai macam pukulan. Pukulan pertama menjadikan musuh tidak dapat bergerak, lalu pemain bisa melakukan pukulan kembali hingga musuh terjatuh dan mati karena kehabisan “health point“.

Hal ini diadaptasi oleh fighting game berjudul Street Fighter II yang dikembangkan oleh Capcom, yang dimana memiliki mekanisme “Combo” lebih dinamis. Lucunya adalah mekanisme “Combo” di dalam Street Fighter II ternyata bukanlah fitur, melainkan kesalahan pemrograman atau biasa disebut dengan “bug“. Dari situlah mekanisme “Combo” menjadi fitur wajib untuk berbagai fighting game yang semakin canggih di zaman sekarang.

Lalu Bagaimana dengan Board Game?

Board Game yang memiliki bentuk fisik apakah bisa disisipi mekanisme “Combo“? Tentu saja bisa! Mekanisme Combo ini bisa disisipkan ke dalam board game. Salah satu board game yang menggunakan mekanisme “Combo” ini adalah Mat Goceng, sebuah board game yang menceritakan tentang kehidupan Vrijeman di zaman penjajahan belanda.

Lalu bagaimana bentuk “Combo” di dalam Mat Goceng? Bentuk “Combo“-nya sudah pasti berbeda dengan “Combo” di dalam video game. Pada Mat Goceng, ketika kamu masuk di sesi bertarung dengan lawan main, kamu beradu kartu jurus dengan lawan. Yang paling banyak mengeluarkan jurus, maka dialah yang menang. Hanya saja kamu tidak bisa sembarangan mengeluarkan banyak jurus. Kamu perlu melakukan “Combo” yaitu dengan cara mengurutkan warna yang sama di setiap kartu. Bahkan kamu bisa melakukan “Tag Team Combo” dengan pemain lainnya, yaitu dengan bernegosiasi dengan lawan pemain, agar membantu kita mengeluarkan kartu jurus yang cocok untuk melakukan “Combo” dan mengalahkan lawan.

image: Hiew's Boardgame
image: Hiew’s Boardgame

 

Nah itu dia asal-usul “Combo” di dalam game. Tidak hanya bisa diimplementasikan di video game, bahkan dalam board game kita juga bisa mengimplementasikannya dan menjadi sebuah game yang menarik.

Kamu punya contoh board game lain yang memiliki mekanisme “Combo“? Yuk share!

Baca juga:

Selamatkan Dirimu dari Gerombolan Zombie di Raccoon City dalam Resident Evil 2: The Board Game Tak bisa dipungkiri, eksistensi board game makin hari makin populer. Para pengembang video game mulai mengikuti arus ini. Lihat saja, tiba-tiba muncul...
6 Judul Board Game Yang Terkenal di Video Game Terkadang menjadikan board game sebagai video game, banyak sesuatu yang hilang di dalamnya. Seperti Bluffing, bentuk fisik dan juga ownership. Hany...
4 Alasan Mengapa Board Game Bisa Kurangi Kecanduan Main Online Game Bermain game dapat memberikan dampak positif maupun negatif kepada para pemainnya. Sayangnya pihak yang menganggap membawa dampak buruk masih sangat b...
Bagikan:
Rizal Ziz
Seorang lulusan S1 yang sedang mengambil studi lanjut pascasarjana, memiliki hobi dan pengalaman di dunia gaming. Suka juga mengutarakan pikiran melalui tulisan.