Opini Surat Dari T1

Surat dari T1: Bersikukuh Untuk Industri Board Game Indonesia

Bagikan:

Apakah relevan mengkampanyekan board game di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat saat ini? Marketnya sangat terbatas, apakah ada potensi bisnisnya? Mengapa mesti bersikukuh mengembangkan industri board game di Indonesia? Pertanyaan tersebut hal yang paling sering ditemui ketika coba meyakinkan beberapa pihak tentang potensi board game di Indonesia. Bagi sebagian pihak mungkin 3 pertanyaan diatas yang masih menahan mereka untuk lebih peduli dan terlibat aktif mengembangkan industri ini.

Saya percaya sepenuhnya board game sangat relevan di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini. Salah satu alasannya adalah karena board game memberikan kita kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain secara utuh dan kembali melihat esensi bermain sebagai aktivitas yang sehat. Interaksi serta aktivitas menyenangkan yang muncul ketika bermain board game kemudian bisa kita manfaatkan untuk menjalin komunikasi, membentuk proses pembelajaran yang kreatif, serta memotivasi bentuk diskusi yang menarik (meaningful play). Lebih dari itu, board game juga bisa digunakan sebagai sebuah media untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan proses pengambilan keputusan yang optimal. Atas alasan tersebut berbagai program artificial intelligent selalu diuji-cobakan dalam sebuah sesi bermain board game. Interaksi yang sehat, kemampuan analisis, berpikir kreatif dan kritis menjadi sangat penting di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini dan mengkampanyekan sebuah media dengan potensi menghadirkan semua hal tersebut tentu menjadi sangat relevan.

aDSCF2305

Pasar board game terus tumbuh setiap tahun. Gambaran paling baru adalah bahwa di tahun 2015 pengumpulan dana untuk project board game di Kickstarter telah melampaui pengumpulan dana game digital. Data ini melambangkan respon market yang positif terhadap board game. Kita bisa berargumentasi bahwa data tersebut adalah untuk market di negara-negara maju di mana board game memang telah dikenal sebelumnya, bukan untuk Indonesia. Tapi bukankah kita saat ini hidup di satu era ketika informasi bisa menyebar begitu cepat? Sehingga satu trend di satu negara bisa dengan mudah menyebar ke seluruh belahan dunia. Jika saat ini board game mulai jadi trend di banyak negara, mungkin hanya tinggal menunggu waktu untuk kemudian juga menjadi trend di Indonesia (atau bahkan sudah terjadi?). Bukankah hal ini bisa jadi potensi bisnis yang menarik untuk kita kembangkan bersama?

Market Indonesia sangatlah potensial untuk industri board game. Jika kita tidak bangun Industrinya, hanya tinggal menunggu waktu hingga pihak luar mengembangkannya untuk kepentingan mereka semata dan kita kemudian tergogoh-gopoh coba mengejar mereka. Kita sudah melihat hal ini di berbagai sektor industri kreatif lainnya. Board game di Indonesia mulai tumbuh secara luar biasa dan kita masih punya kemewahan, sedikit waktu untuk benar-benar membangunnya secara sehat sehingga bisa memberikan manfaat bagi semua. Selama pemerintah selalu meminta bukti – bukan mendukung visi, maka mengharapkan mereka peduli adalah harapan yang mungkin harus dihindari. Karena itu semua saatnya kita bersama bersikukuh membangun industri ini.

 

Eko Nugroho,
Koordinator tim penulis/redaksi boardgame.id

Baca juga:

Road To Essen, 10 Deretan Board Game Indonesia Yang Akan Tampil Di SPIEL’17 Indonesia kembali hadir ke SPIEL di bawah naungan Asosiasi Pegiat Board Game Indonesia (APIBGI) yang akan diwakili oleh Manikmaya Games dan Homimpa Ga...
Keris Tanding, Duel Epik Antar Pendekar Keris Wahai pendekar !!! Ketika Pusaka Dewa turun ke Bumi, pertempuran para pendekar penyandang keris-keris sakti pun dimulai. Palagan bertajuk Keris Tan...
Get Egg, Ayo Bantu Pipoya Kumpulkan Telur Sebanyak Mungkin HaPi, KuPi, JiPo dan IPo ingin membuat kue stroberi, oleh karena itu mereka hendak mengumpulkan bahan utama kue yaitu telur sebanyak 10 butir. Ketika ...
Bagikan:
enugroho
Game designer, happy Player, Kiriya admirer, and a food hunter. Kadang juga bagi cerita, ide, dan foto via twitter: @eNugroho
http://eko.nugroho.web.id