Kabar Game Opini

Doodle Rush: Tebak Menebak Gambar Semrawut yang Seru [Review]

Bagikan:

Apa jadinya kalau kamu harus dipaksa menggambar tapi tidak memiliki kemampuan menggambar yang mumpuni? Kemudian gambarmu ini harus bisa ditebak oleh orang lain kalau kamu tidak menginginkan poin negatif.

Kurang lebih, itulah gambaran besar dari Doodle Rush, sebuah board game keluaran penerbit yang berhasil menyabet gelar Kinderspiel des Jahres 2017 lewat Ice Cool, siapa lagi kalau bukan Brain Games.

Baca juga: Pinguin-Pinguin Nakal Ini Kembali Beraksi di ICE COOL 2

Ternyata setelah dimainkan, Doodle Rush bisa dimainkan dan dinikmati oleh siapapun lho! Ya, tak masalah kalau kamu tidak pandai menggambar. Justru permainan akan lebih seru. Yuk, telusuri ulasannya lebih lanjut berikut ini.

Impresi Awal

Sebagai insan yang tidak jago gambar, awalnya saya agak ragu memainkan Doodle Rush. Bagaimana tidak? Sedari lahir saya tidak pernah menekuni bidang menggambar dan di permainan ini saya diminta untuk menggambar! Dalam hati saya bergumam, wah pasti gambar saya bakalan ancur. Muncul sedikit rasa minder (rendah diri) jika hendak memainkannya dengan pemain lain yang ‘lebih’ bisa menggambar.

Tapi rasa penasaran saya tentang mekanik dan cara main game ini mengalahkan segalanya. Setelah dengan seksama membaca buku petunjuk permainan, saya merasa sepertinya siapapun bahkan untuk mereka yang tidak berbakat dalam menggambar seperti saya bisa memainkan game ini. Menurut spesifikasi, game karya Adam Porter ini bisa dimainkan untuk 3-6 pemain yang berusia di atas 10 tahun dan memiliki cukup kosa kata dalam bahasa inggris.

Cara Bermain

Sebelum mulai bermain, pemain akan dibagikan dua kartu objektif. Setiap kartu memiliki sisi ganda untuk membedakan tingkat kesulitan: mudah dan susah. Setiap sisi kartu juga terdapat tiga buah kata yang nantinya harus digambar oleh pemain. Total, tiap pemain harus menggambar enam kata.

Semua pemain harus sepakat dalam memilih tingkat kesulitan. Jika ingin bermain dengan kosa kata yang susah, kartu akan dibagikan dengan sisi yang gampang menghadap ke atas sehingga kata-kata yang susah tidak terlihat. Kartu objektif dibagikan. Setelah semua siap, salah seorang pemain wajib memutar jam pasir untuk menandakan permainan dimulai.

Permainan dibagi ke dalam dua fase disetiap putarannya: Fase Menggambar dan Fase Menebak.

Fase Menggambar: Di sini pemain memiliki waktu satu menit untuk menggambar kata-kata yang ada pada kartu objektif mereka. Pemain hanya diperbolehkan melihat kartu objektif mereka di fase gambar. Saban panel yang pemain miliki hanya boleh digunakan untuk menggambar satu kata.

Fase menggambar

Fase Menebak: Lagi-lagi pemain hanya diberi waktu satu menit. Kali ini pemain harus berusaha menebak hasil gambar pemain lain SEMBARI menjawab benar atau salah saat ada pemain menebak gambarmu.

Begitu satu putaran selesai, putaran selanjutnya dimulai tanpa ada jeda istirhat. Di Fase Menggambar berikutnya, pemain boleh menggambar ulang kata yang belum tertebak, atau mulai menggambar sisa kata yang lain. Permainan berakhir setelah Fase Menebak di putaran ketiga.

Skor dihitung dari berapa panel gambar pemain lain yang berhasil kamu tebak, dikurangi panel gambarmu yang tidak terjawab atau tidak tertebak. Pemain dengan skor paling banyak menjadi pemenangnya.

Fase menebak

Impresi Akhir

Komponen

Sepertinya kita tak perlu lagi akan kualitas komponen dari game terbitan Brain Games. Sukses menyetak bidak pinguin yang lucu dan keren di Ice Cool, kualitas komponen Doodle Rush juga tokcer (top-notch). Pemain dibekali dengan 1 set peralatan berupa: 6 panel gambar dan 1 spidol sekaligus penghapus. Panel dicetak dengan lapisan glossy membuat coretan-coretan mudah dihapus. Jam pasir juga bekerja dengan baik, jarang ada pasir yang nyangkut.

Doodle Rush juga menyediakan banyak sekali kartu, total ada 175 kartu berukuran kecil dan bersisi ganda. Setiap sisi juga memiliki tone warna yang cukup nyaman dipandang. Sisi kartu yang mudah memiliki dominan warna oranye, sisi yang susah berwarna ungu.

Aksi

Tak banyak aksi dipermainan ini, karena aksi utamanya hanyalah menggambar secepat mungkin. Kamu tak perlu memiliki skill menggambar yang baik. Kata-kata di kartu objektif ternyata tidak terlalu susah untuk digambar, kecuali kamu bermain mode susah.

Justru, pemain yang jago gambar terkadang malah terlalu sibuk dengan satu gambar karena ia ingin membuatnya lebih detil. Alhasil, ia kehabisan waktu. Karena kamu akan mendapatkan poin minus untuk setiap panelmu yang masih ada, maka satu tipsnya adalah gambar secepat mungkin. Walaupun gambarmu hancur dan tidak berbentuk, asalkan sudah merepresentasikan si kata yang dimaksud, itu saja sudah cukup.

Kesimpulan

Seperti judulnya, permainan ini berlangsung sangat cepat atau “rush”. Bagaimana tidak? setiap pemain hanya memiliki waktu total tiga menit untuk menggambar. Durasi inipun dibagi ke dalam tiga putaran, alias pemain hanya punya waktu satu menit setiap putaran untuk menggambar.

Permainan ini akan sunyi di satu fase (Fase Menggambar), dan menjadi super ramai di Fase Menebak. Bahkan sangat hectic, kacau tapi seru. Pemain harus menebak sekaligus merespon tebakan pemain lain di saat yang bersamaan, dengan durasi satu menit.

Jumlah kartu objektif yang tersedia ditambah kombinasi dua kartu yang diambil pemain menjadikan replayability dari Doodle Rush menjadi hampir tak terbatas. Belum lagi pengaruh pemainnya sendiri yang tentu memiliki gaya atau interpretasi kata menjadi gambar yang berbeda membuat setiap sesi bermain Doodle Rush selalu berbeda. Dan jangan lupa, setiap kartu memiliki sisi ganda. Jika sudah menggambar kata-kata di sisi yang mudah, bagaimana kalau menjajal yang susah?

Berani main yang mode susah?

Permainan ini sangat cocok dimainkan untuk kamu yang mencari pengalaman yang seru dan segar bersama teman-temanmu. Doodle Rush mudah dikenalkan untuk teman-teman yang belum terlalu kenal board game karena mereka hanya perlu menggambar. Meskipun begitu, kamu pasti akan memperoleh Haha-Hihi bersama mereka lewat board game ini.

Tim Boardgame.id mengucapkan terima kasih kepada Brain Games yang telah memberikan review copy Doodle Rush.

 

 

 

Bagikan:
vagansza
Editor of boardgame.id, board game enthusiast, and also a cheese lover. His favorite is Carcassonne. Nice to meet you!