Kabar Game Opini

Evolution: Bertahan Hidup, Beradaptasi dan Berevolusi [Review]

Bagikan:

Mungkin kamu kerap menonton bagaimana hewan-hewan liar bertahan hidup di Discovery Channel. Cara mereka mencari makan dan menghindari predator kadang kala memang seru untuk disimak. Itu cuma dari menonton, bagaimana kalau langsung prakter dengan cara main board game.

Pengalaman bertahan hidup di lingkungan yang buas, itulah yang ditawarkan board game Evolution terbitan North Star Games. Kali ini Boardgame.id akan membuat ulasannya, yuk disimak.

Impresi Awal

Evolution dirancang oleh tiga game designer: Dominic Crapuchettes, Dmitry Knorre dan Sergey Machin. Dapat dimainkan untuk dua hingga enam pemain berusia 12 tahun ke atas dalam waktu kurang lebih satu jam saja.

Pertama kali melihat judul “Evolution” ditambah visual dan ilustrasi dari cover bagian depan game ini langsung terbersit dalam pikiran saya kalau game ini menceritakan kehidupan dinosaurus dari yang tidak bisa apa-apa lalu berevolusi menjadi hewan terkuat. Tema yang diangkat sudah cukup membuat saya penasaran bagaimana board game ini dimainkan.

Ternyata game ini bercerita tentang bagaimana sebuah spesies bertahan hidup dalam ekosistem yang dinamis. Spesies-spesies ini harus berusaha mendapatkan makanan sembari beradaptasi dengan lingkungan dan bertahan dari mara bahaya yang tidak lain adalah pemangsa.

Rupanya, makna evolusi di sini yaitu pemain diperbolehkan, memberikan watak (trait) ke spesies yang dimilikinya. Trait ini bisa ditambah atau diganti sesuka hati pemain, esensi evolusi diterapkan dengan bagus di sini.

Cara Bermain

Game ini dijalankan melewati lima fase utama di tiap putarannya. Sebagian besar, setiap fase dalam Evolution dijalankan secara simultan oleh semua pemain.

Fase 1 – Bagikan kartu: Semua pemain akan mendapatkan tiga buah kartu baru di tambah berapa banyak spesies yang dimilikinya. Contoh: jika pemain punya tiga spesies maka pemain ini akan mendapat tiga kartu lagi, sehingga totalnya ia akan mendapat enam kartu baru.

Fase 2 – Simpan kartu makanan: Setiap pemain memilih satu kartu dari tangannya secara tertutup ke papan Watering Hole. Kartu-kartu yang sudah terkumpul akan dibuka di fase 4 untuk menentukan berapa jumlah tambahan makanan yang tersedia untuk putaran ini.

Fase 3 – Mainkan kartu: Dimulai dari pemain pertama yang memegang token Brontosaurus, ia boleh memainkan sebanyak mungkin kartu yang ia miliki untuk: Meningkatkan populasi spesies, memperbesar ukuran badan spesies, menambah spesies atau untuk mendapatkan traits tertentu dari kartu yang dimainkan.

Fase 4 – Tambahkan makanan: Semua kartu yang terkumpul di fase 2 akan dibuka. Di sudut kanan bawah kartu tertera sebuah angka. Jumlahkan angka-angka lalu ambil token makanan dengan total yang sama dan tempatkan ke Watering Hole.

Fase 5 – Makan: Dimulai lagi dari pemain pertama, ia boleh memberi makan satu spesies yang dimilikinya. Pemain harus mengambil satu makanan yang tersedia di Watering Hole (kecuali spesies dengan trait karnivora) dan meletakkannya di salah satu spesies yang dimilikinya. Lakukan secara bergantian searah jarum jam dan berulang hingga tidak ada lagi sisa makanan di Watering Hole atau sampai tidak ada lagi spesies yang kelaparan.

Tiap spesies memiliki dua parameter beruba populasi dan ukuran tubuh (dan trait)

Permainan menggunakan tumpukan kartu sebagai penanda durasi permainan, jika tumpukan habis artinya permainan akan selesai sebentar lagi. Di akhir permainan, pemain yang mengumpulkan paling banyak token makanan adalah pemenangnya.

Impresi Akhir

Komponen dan Visual

Ternyata North Star Games tidak main-main untuk kualitas produksi Evolution. Semua komponen hadir dalam kondisi yang sangat amat bagus. Kualitas kartu, cardboard untuk token dan spesies sangat bagus. Terlebih lagi, mereka menyediakan token kayu berwujud Brontosaurus yang cukup besar hanya untuk penanda siapa pemain pertama.

Selain dimanjakan lewat komponen dengan kualitas dua jempol, Evolution juga dibalut dengan ilustrasi yang cantik. Tak tanggung-tanggung, North Star Games merekrut beberapa illustrator sekaligus untuk penggarapan ilustrasi untuk kartu, box, hingga token. Upaya mereka sungguh luar biasa!

Aksi

Jika dilihat dari runutan fase setiap putaran, permainan ini sebenarnya tidak susah. Pemain baru akan merasakan pilihan strategi yang tak terbatas ketika mulai terbiasa memainkannya. Pemain benar-benar dituntut untuk menjaga suatu spesies agar tidak punah, memastikan mereka cukup makan.

Tiap putaran, pemain diminta untuk berpikir berulang kali mana strategi yang tepat. Kenapa? karena kartu-kartu dalam Evolution bisa dibilang multi-guna, bisa dipakai untuk beberapa pilihan aksi seperti yang sudah dijelaskan di bagian cara bermain di atas.

Pemain bisa memilih untuk menambah populasi spesies. Hal ini penting! Semakin besar populasi, semakin banyak pula makanan yang bisa dikumpulkan. Tiap spesies hanya bisa mengambil makanan sejumlah besaran populasinya, artinya satu spesies dengan jumlah tiga populasi hanya bisa mengambil maksimal tiga token makanan. Ingat, tujuan dari permainan ini adalah mendapatkan token makanan sebanyak mungkin.

Kartu-kartu ini bisa dijadikan sebagai trait atau dibuang untuk mendapatkan tambahan populasi, ukuran tubuh atau spesies baru.

Di sisi lain, memperbesar ukuran tubuh spesies juga penting. Masalahnya, spesies dengan watak karnivora hanya bisa menyerang spesies lain yang ukuran tubuhnya lebih kecil darinya. Otomatis, memperbesar ukuran tubuh sama dengan membuat pertahanan untuk kelangsungan hidup spesies-mu.

Atau, kamu bisa memainkan kartu dan menempelkannya di spesiesmu untuk menjadi trait baru. Tiap spesies maksimal bisa memiliki tiga trait yang berbeda. Uniknya, pemain dengan sendirinya akan mengubah traits spesiesnya untuk bertahan hidup dengan lebih baik lagi alias berevolusi. Jika tidak, spesies ini bisa dipastikan lebih mudah untuk punah karena tidak beradaptasi dengan baik.

Kamu juga harus hati-hati, jika spesies-mu adalah pemakan daging, mereka tidak akan bisa mengambil makanan dari tumbuhan dan harus memakan spesies lain. Jika terpaksa, bahkan kamu harus mengorbankan spesiesmu yang lain untuk karnivoramu. Dan lagi, setiap spesies yang populasinya belum mendapat makanan akan mati.

Kesimpulan

Evolution akan terasa lebih seru ketika dimainkan lebih dari satu kali. Sesi pertama bisa digunakan untuk memahami cara kerja setiap kartu traits. Pemain bisa mencoba berbagai taktik dan strategi tergantung dari trait dan spesies milik lawan.

Spesies dengan kartu merah memiliki sifat pemakan daging

Setelah cukup paham dengan efek-efeknya, tentu permainan kedua akan jadi lebih seru dan lebih taktis. Jangan lupa, peranan pemain pertama juga penting di permainan ini. Pemain pertama ini menentukan urutan main, akibatnya, pemain berikutnya bisa mencoba melihat situasi dari pemain sebelumnya sebelum memulai memainkan kartu-kartunya di fase 3.

Dijamin, Evolution tidak akan membuatmu cepat bosan bahkan setelah dimainkan berkali-kali. Alasan utamanya karena pemain bisa bebas memilih melakukan satu dari empat aksi untuk setiap satu kartu. Pembagian kartu yang mungkin sekilas terlihat acak, tidak akan jadi penghalang jika bisa menemukan cara tepat mau diapakan si kartu tersebut.

Ada unsur edukasi juga dalam permainan ini, bahwa hewan yang besar atau mereka yang bergerombol (dengan trait Pack Hunting) biasanya ditakuti. Hal ini mengajarkan rantai makanan, yang besar dan yang kuat akan memangsa yang lebih kecil dan lebih lemah. Lalu, Evolution juga memberi pesan secara jelas untuk berevolusi, makhluk hidup harus bisa berubah, beradaptasi atau menyesuaikan keadaan dengan lingkungan saat ini.

Jika kamu suka menonton Jurrasic Park dan tertarik permainan yang bertema survival, berbalut strategi yang cukup dalam namun tidak terlalu kompleks. Evolution bisa kamu coba. Apalagi game ini mampu menampung cukup pemain (maksimal 6).

Tim Boardgame.id mengucapkan terima kasih kepada North Star Games yang telah memberikan review copy Evolution edisi ketiga.

Bagikan:
vagansza
Editor of boardgame.id, board game enthusiast, and also a cheese lover. His favorite is Carcassonne. Nice to meet you!