Kabar Game

Gen Con dan Kultur Board Game Amerika

Bagikan:

Bicara soal helatan dunia board game terakbar di dunia umumnya para pencinta board game akan menyebutkan nama Essen SPIEL yang dilangsungkan setiap Oktober di kota Essen, Jerman atau Gen Con setiap Juli-Agustus di kota Indianapolis, Amerika Serikat. Keduanya ibarat mercusuar yang menasbishkan baik Jerman dan Amerika Serikat menjadi dua negara adidaya di industri board game dunia. Board game bergaya Jerman (German-styled board game) yang sering dikenal sebagai Eurogame memiliki ciri khas yang jauh berbeda dengan board game Amerika yang sering dijuluki Ameritrash.

Tidak, bukan berarti penggunaan kata “-trash” dalam Ameritrash mengindikasikan bahwa board game gaya Amerika berarti lebih buruk dari kerabatnya di tanah Eropa. Nomenklatur tersebut memang sudah terlanjur populer dan digunakan bahkan oleh penikmat board game bergaya Amerika di seluruh belahan dunia.

Gen Con, sebagai event board game terbesar di Amerika Serikat secara konsisten mengangkat gaya tersebut dalam seluruh pelaksanaannya sejak pertama kali diadakan tahun 1968 (lebih tua dari SPIEL yang didirikan 1983) hingga yang teranyar, Gen Con Indy 2015. Sebut saja pen-and-paper RPG (role playing game) ala D&D (Dungeons and Dragons), trading / collectible card game hingga war game dan miniatur. Seluruh genre yang baru saja disebutkan memang sangat lekat dengan board game gaya Amerika; penuh detail dalam visualisasi karakter, cerita yang dalam, komponen yang sangat memukau, hingga faktor-acak yang sangat dominan seperti penggunaan dadu atau variasi kartu event.

Pembukaan Gen Con 2015 (Sumber: Gen Con Facebook)

Gen Con Indy 2015 menghadirkan ratusan perusahaan game (board game dan digital game) penulis dan ilustrator terbaik, lebih dari 15000 event dihadiri oleh peserta dan pengunjung dari 50 negara bagian, 40 negara, dengan jumlah lebih 56.000 orang menjadikan event ini termasuk dalam jajaran konvensi terbesar di Amerika Utara.

Helatan Gen Con tidak hanya menunjukkan posisi dan angka dalam hakikatnya sebagai industri, namun juga sejatinya turut pula melakukan preservasi dari kultur board game Amerika, proses menjaga identitas Ameritrash dalam kemasan maha akbar. Lihat saja konten dari Gen Con seperti “Authors’ Avenue & Writer’s Symposium” yang menjadi tempat berkumpulnya penulis fiksi dan fantasi dari seluruh jagat. Mengingat kedalaman cerita dan eksplorasi IP (intellectual property) menjadi salah satu bahan bakar utama Ameritrash, keberadaan para penulis fiksi dan fantasi merupakan entitas tak terpisahkan dari industri board game Amerika. Tidak hanya para penulis, bahkan indie publisher pun menghadiri konvensi dan simposium ini sehingga kesempatan bagi para penulis cerita pemula tetap terbuka lebar.

Di sudut lain, Gen Con “Art Show” juga tentu memberi panggung besar bagi para ilustrator untuk memamerkan karyanya. Visualisasi sebagai elemen utama Ameritrash menjadi indikasi mutlak bahwa industri board game bergaya Amerika membutuhkan bakat-bakat ilustrator yang tidak sedikit setiap tahunnya.

Suasana Gen Con 2015 (Gen Con Facebook)

Jelas masih banyak zona, wahana dan aktivitas lain dari Gen Con Indy 2015 yang patut disebutkan di sini, namun keberadaan yang sangat krusial mungkin dihadirkan oleh Gen Con “Industry Insider”, tempat bertemu muka para pelaku industri yang telah terjun sebelumnya dalam rangka membangun jaringan dan berdiskusi. Proses seperti ini akan jadi katalis bagi para pemain pemula untuk dapat tidak hanya bertahan sebagai bisnis, namun juga terus menyebarkan esensi kultur board game Amerika ke seluruh dunia.

Komposisi Gen Con di atas dikombinasikan tentunya dengan hal baik dari SPIEL Essen sejatinya menjadi materi yang sangat berharga bagi kita untuk memajukan industri board game Indonesia. Bukan tidak mungkin suatu hari nanti Indonesia pun bisa menjadi kiblat baru industri board game dunia.

 

 

 

Bagikan:
andredubari
boardgame enthusiast. spreading the joy and happiness of #playtogether at Manikmaya Games. will be willingly to share a board game session and a cup of coffee anytime you visit Bandung.
http://www.manikmaya.com