Headline Kabar Industri Komunitas

Gibran Rakabuming: Board Game Mampu Berikan Kedekatan Emosional Dalam Keluarga

Bagikan:

“Pernah nggak, kalian ngeliat sekeluarga habis makan malam, terus janjian main FIFA atau Dota bareng dalam satu rumah?” celetuk Gibran Rakabuming Raka, disambut gelak tawa seisi ruangan.

Ya, Gibran adalah salah satu dari anak muda Indonesia yang gemar bermain game. Perkenalannya dengan board game yang dirasa meningkatkan kualitas waktu bersama keluarga rupanya membuat putra sulung Presiden RI Joko Widodo ini penasaran dengan permainan aneka rupa yang biasa dimainkan di atas meja tersebut.

“Kalau lewat board game, bisa!” Lanjut mas Gibran menutup kalimatnya.

Gibran Rakabuming (kacamata) dalam acara Unboxing 1.0

Menjadi pembicara tamu dalam acara Unboxing 1.0 pada Sabtu (18/11) kemarin, Gibran memang berkesempatan membagi kesannya terhadap board game Indonesia. Tak hanya itu, turut serta Andre Dubari (Manikmaya Games) dan Erwin Skripsiadi (Hompimpa Games) yang bercerita pengalaman seputar keterlibatan mereka dalam Essen Spiel 2017 Oktober lalu.

Dalam acara sharing session di Binus International FX Senayan tersebut, ketiganya menyampaikan pesan bahwa board game berpotensi menjadi media pembelajaran efektif untuk segala kalangan. Apalagi, saat ini ada banyak sekali pilihan board game karya anak bangsa yang mengangkat aneka nilai budaya Indonesia.

Sebagian dari banyak board game asli Indonesia yang dipamerkan di Unboxing 1.0

Sebagai salah satu yang berangkat ‘naik haji’ tahun ini, Mas Erwin dari Hompimpa Games yakin bahwa board game Indonesia saat ini mengalami pencapaian yang luar biasa. “Pada pameran SPIEL’17 tahun ini kami membawa lebih dari 10 judul, semuanya tentang Indonesia. Alhamdulillah semuanya sold out di hari ketiga, bahkan ada beberapa prototype yang harus ikut dijual.” jelasnya.

Nah, jika Andre dan Erwin lebih membahas board game dari para pegiat board game Indonesia, Gibran sepertinya mewakili masyarakat Indonesia yang baru mengenal board game. Kepada teman-teman media, ia pun sempat bercerita tentang perasaannya saat pertama kali bermain board game. “Awalnya itu malas karena banyak aturannya. Saya yakin pasti banyak yang begitu juga.” jawab pria berkacamata ini.

Ramai! Banyak pengunjung yang penasaran dengan potensi baik dari board game asli Indonesia

Rupanya, rasa malas membaca rulebook itupun akhirnya kalah dengan perasaan senang saat bermain board game dengan teman-teman. “Board game juga bisa bikin kita dekat dengan keluarga, makanya saya jadi tertarik. Intinya, yang awalnya malas jadi senang.” ujarnya mantap.

Gibran pun memberi harapannya untuk industri board game Indonesia. “Mengenalkan board game ke orang awam itu cukup menantang sih, jadi lebih baik dimulai dari orang terdekat yaitu keluarga. Semoga makin banyak game-game sederhana yang bisa menarik minat orang banyak, ya, seperti UNO ala Indonesia lah.” jawabnya menutup acara tersebut.

Jadi, masih takut main board game? Ayo main board game Indonesia!

Bagikan:
amaliacindra

Like to discover everything (including board game). Like to play everything (especially board game). Love chocolate a lot. Caca is my nick, so better call me with that. Glad to know you guys!