Headline Komunitas

Ibu dan Anak Ini Taklukkan Peserta Lain di Playday Celebes & Candrageni

Bagikan:

Sabtu lalu (8/7), Adya (11) bersama Sekar (11) dan Arkan (8) tengah seru bermain bermain bersama. Di usia mereka yang tergolong masih sangat muda, mereka tidaklah sedang bermain HP, petak umpet ataupun kelereng. Mereka duduk mengelilingi meja yang di tengahnya telah disiapkan sebuah permainan. Bisa ditebak, mereka sedang bersiap untuk bermain board game.

Benar saja, ketiga anak ini ternyata sedang mengikuti Playday untuk wilayah kota Solo demi menjajal board game Candrageni dan juga Celebes. Dua board game tersebut memang menjadi menu utama untuk Playday yang digelar serentak di lima kota.

Baca juga: Playday Serentak! Board Game Candrageni dan Celebes Dimainkan di Lima Kota

Playday serentak untuk wilayah Solo ini mengambil tempat di Boardgame Library (Bglib) yang berlokasi di Muara Market, Jalan Lumban Tobing, Setabelan, Banjarsari, Surakarta. Meskipun Playday di Bglib dimulai lebih sore dari empat kota lainnya namun ternyata hal ini sama sekali tidak mengurangi jumlah pengunjung.

Keluarga Bermain Celebes
Dari kiri (searah jarum jam): Arkan, Sekar, Kang Emji, Fanny dan Adya dalam sesi Celebes | Foto: @boardgamelibrary

Tak disangka, beberapa peserta Playday di kota ini ternyata anak-anak seperti Adya, Sekar dan Arkan di atas. Sekar dan Arkan mengaku sudah sering mampir ke Bglib untuk bermain board game. Mereka datang bersama orang tuanya, namun pernah juga mereka datang bersama teman-teman sekolahnya. Nampaknya setelah mendengar ada Playday serentak, mereka jelas tidak ingin ketinggalan.

Ibu Wiwik, orang tua Sekar, mengaku bermain board game mampu mengurangi kecenderungan anak bermain gadget. “Ketika bermain board game, anak jadi lupa kalau ada gadget”, ungkap Bu Wiwik ketika diwawancarai oleh pengelola Bglib.

Beliau juga mengungkapkan serunya pengalaman bermain board game Celebes. “Gamenya asik, bisa menambah pengentahuan juga tentang hewan-hewan yang hidup di sana, dan jadi tahu tentang penelitian hewan seperti apa” kesannya. “Ya semoga board game Indonesia selanjutnya juga bisa mengedukasi meskipun hanya mengenalkan satwa karena bagus untuk dimainkan anak-anak sekolah.” bu Wiwik menambahkan harapannya untuk board game Indonesia.

[metaslider id=46810]

 

Berbeda dengan Sekar dan Arkan, Adya baru pertama kali ini datang ke bglib bersama ibunya. Keluarga ini tahu ada acara Playday dan Bglib dari social media. Meskipun mereka baru pertama mampir namun hal ini tidak membuat mereka gentar. Buktinya, Adya berhasil menjadi pemenang dalam sesi bermain Celebes sedangkan sang ibu berhasil menjuarai Candrageni.

Baca juga: [Dokumentasi] Pecah! Playday Lima Kota Candrageni dan Celebes Ramai dan Seru

Terbukti kan? Ternyata board game juga bisa mempererat kedekatan anak dan orang tuanya. Semoga sedikit cerita di atas bisa lebih menginspirasi keluarga-keluarga di Indonesia untuk mau meluangkan waktu bermain board game bersama.

Bagikan:
vagansza
Editor of boardgame.id, board game enthusiast, and also a cheese lover. His favorite is Carcassonne. Nice to meet you!