Tiba di Jerman
Headline Kabar Industri Komunitas

Tim Indonesia Tiba Di Jerman, Panggung Board Game Dunia Sudah di Depan Mata [SPIEL Diary]

Bagikan:

Bandara Dussledorf, Jerman – 24 Oktober 2017

Rombongan tim Indonesia yang terdiri dari Boardgame.id, Manikmaya Games dan Hompimpa Games telah tiba di Jerman!

Salah satu tantangan terbesar sudah berhasil dilewati. Apa lagi kalau bukan soal urusan logistik. Tim Indonesia sempat was-was mengingat barang bawaan mereka berupa tiga koper besar-besar. Untungnya, berkat persiapan dokumen yang lengkap semua barang bawaan (dan tentunya board game) bisa masuk ke Jerman tanpa ada halangan sedikitpun.

Memang untuk saat ini mereka bisa bernafas lega dan merayakannya dengan makan-makan. Namun, tantangan selanjutnya juga harus dihadapi dengan baik. Masalahnya, Indonesia membawa setidaknya 10 judul board game yang akan dipamerkan di SPIEL’17 dan jumlah personel hanya empat orang. Itupun salah satunya bertugas sebagai fotografer.

Ribuan pengunjung akan membanjiri Messe Essen (tempat diselenggarakannya SPIEL) selama empat hari dari tanggal 26-29 Oktober. Dari pengalaman Manikmaya Games yang sempat hadir tahun 2014 lalu, booth Indonesia tidak pernah sepi. Padahal, kala itu gamenya baru empat dan sekarang 10.

Semoga tim Indonesia diberi stamina dan kondisi tubuh yang kuat dan sehat.

Messe Essen, Jerman – 24 Oktober 2017

Tanpa membuang banyak waktu, tim Indonesia segera menuju lokasi pameran yang terletak di Kota Essen. Perlu waktu sekitar 40 menit dari Dussledorf menuju Essen menggunakan kereta. Ya! mereka terpaksa mengambil penginapan agak jauh dari Essen agar biayanya bisa lebih dioptimalkan. Maklum saja, keberangkatan tim Indonesia ke Jerman kali ini sepenuhnya atas biaya swadaya.

Booth Indonesia terletak aula paling pojok dan paling belakang. Meskipun booth Indonesia tidak sebesar booth dari negara Asia lainnya, tapi hal ini tetap perlu disyukuri. Hal pertama yang dilakukan tentu menata booth, memasang banner sebagai dekorasi. Berwarna merah terang, banner Indonesia setidaknya lebih mencocok dibanding tetangganya.

Usai menata booth mereka pergi ke Novelty Room, sebuah ruang khusus (aula khusus sih lebih tepatnya) untuk showcase board game yang hanya bisa diakses oleh publisher, desainer, distributor, media dan para pelaku bisnis di industri board game. Gunanya tentu agar mereka bisa fokus mencari informasi atau gambar foto dengan lebih tenang.

Suasana tenang sudah tidak mungkin terjadi lagi jika sudah keluar dari Novelty Room ini. Kamu punya teman atau kolega yang tinggal di Jerman? Ajak mereka untuk datang ke SPIEL’17 dan mengunjungi Booth Indonesia di Hall 8 C144.

Mari harumkan nama Indonesia lewat board game. Mari guncangkan industri board game dunia dengan board game khas Indonesia. Dapatkan juga update foto-foto terbaru suasana SPIEL’17 secara lebih lengkap lewat facebook Boardgame.id.

Baca juga:

Road To Essen, 10 Deretan Board Game Indonesia Yang Akan Tampil Di SPIEL’17 Indonesia kembali hadir ke SPIEL tanggal 26-29 Oktober mendatang di bawah naungan Asosiasi Pegiat Board Game Indonesia (APIBGI) yang akan diwakili ole...
Surat dari T1: Ubuntu Board Game Indonesia Suatu waktu, ada seorang antropolog yang terpesona oleh keramahan salah satu suku di Afrika. Sebagai bentuk terima kasih ia membeli sekeranjang permen...
Bangun Kebersamaan dengan Bermain Board Game (Bagian 2-Habis) Seperti yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, kamu sudah mengetahui bahwa masyarakat Jerman memiliki kebiasaan untuk bermain board game. Saking ...
Bagikan:
vagansza

Editor of boardgame.id, board game enthusiast, and also a cheese lover who works on Manikmaya Games, board game publisher from Bandung.
Nice to meet you!

  • Adhicipta R. Wirawan

    Semoga nggak cuma dilirik tapi juga bakal ada BG lokal yg dirilis publisher internasional