Headline Kabar Game

Dua Kreator Asal Jawa Tengah Ini Ciptakan Dua Board Game Bertema Batik

Bagikan:

Sejujurnya, Indonesia memiliki banyak sekali keragaman budaya. Menurut sensus BPS tahun 2010, setidaknya tercatat ada 1.340 suku bangsa. Setiap suku pasti juga memiliki identitasnya masing-masing mulai dari rumah adat, makanan khas hingga baju daerah. Bicara soal baju daerah, masyarakat Indonesia tentu sepakat kalau Batik kini menjadi salah satu baju daerah Indonesia yang lebih universal.

Batik sendiri pada dasarnya hanyalah kain bermotif, yang membedakan adalah proses pembuatannya. Kain yang sudah ada sejak jaman Majapahit, hingga hari ini masih eksis seakan sudah menjadi identitas negara ini. Jenisnya juga beragam, Kepopuleran dan eksistensi Batik ternyata juga menarik hati para pengembang dan kreator game di tanah air untuk membuat karya yang mengangkat tentang keindahan Batik.

Pada peringatan hari batik sedunia yang jatuh pada hari Senin (2/10) lalu, pengembang permainan digital, Educa Studio, mengumumkan akan segera merilis board game bertema batik lewat situs resmi mereka. Berjudul The Heritage of Batik, merupakan karya board game pertama dari pengembang yang terkenal dengan seri Marbel (Mari Belajar) yang tersedia di iOS dan Android.

Berdurasi 45-90 menit, board game ini bisa dimainakan untuk 2-4 pemain. Menurut informasi dari situs resmi mereka, game ini sudah berada dalam tahap final dan pre-order akan segera dibuka.

ini adalah The Heritage of Batik
The Heritage of Batik | Foto: Educa Studio

Educa Studio belum membocorkan secara rinci bagaimana alur atau jalannya permainan ini selain berbalut mekanik Tile Placement dan Hand Management. Sebagai pengembang mobile game asal kota Salatiga – Jawa Tengah, mereka juga berencana untuk membawa The Heritage of Batik ke dalam genggaman yang nantinya bisa diunduh.

Bergeser sedikit sekitar 60 km ke arah timur, lebih tepatnya ke kota Solo. Di sana ada Hompimpa Games, board game publisher yang ternyata juga akan merilis board game pertamanya dengan tema yang sama, Batik. Mengambil nama “The Art of Batik” sebagai judul permainan, game ini mengajak para pemain bersimulasi dalam proses pembuatan batik.

Ini adalah The Art of Batik
The Art of Batik | Gambar: Hompimpa Games

Bermekanik Hand Management, Area Control, dan Simulation; The Art of Batik membutuhkan 2-4 pemain untuk bermain selama kurang lebih selama 45 menit. Game ini bercerita tentang “Mbok Mase”, sebuah sebutan bagi perempuan yang merupakan saudagar batik. Permainan ini disusun sedemikian rupa sehingga pemain dapat merasakan menjadi Mbok Mase yang menjalankan bisnis batik.

Masih belum infomasi pasti, baik mengenai tanggal rilis maupun harga pasaran kedua board game batik di atas. Mari doakan saja agar semua proses pembuatan keduanya lancar dan bisa segera rilis. Pastikan selalu mengunjungi Boardgame.id di Facebook agar kamu tak ketinggalan berbagai berita seru dan menggembirakan.

 

 

 

Bagikan:
vagansza
Editor of boardgame.id, board game enthusiast, and also a cheese lover. His favorite is Carcassonne. Nice to meet you!