Headline Komunitas

Serunya Kumpul Keluarga Sambil Main Board Game di Sopongiro, Wonogiri

Bagikan:

Kata orang, tidak baik jika sering-sering melihat masa lalu. Tapi bagaimana jika ada masa lalu yang menyenangkan dan kita ingin mengingatnya? Tentu tidak masalah dong. Seperti sebuah acara yang diadakan oleh Hompimpa Games ini, bikin kita susah move-on dari bulan Januari, deh!

Ya, pada Sabtu (20/01) lalu, Hompimpa Games mengadakan sebuah acara bertema board game bersama para keluarga di Wonogiri dan sekitarnya. Berlokasi di Wedangan Sopongiro, Jl. Srigunting 3 No. 7 Wonogiri, publisher The Art of Batik ini berkesempatan mengenalkan board game sebagai media belajar untuk keluarga di sana.

Dimulai dari jam 4 sore hingga 8 malam, acara ini mengajak para peserta untuk tahu tentang seluk beluk board game. Ingin mencoba membuat board game sendiri?  Hompimpa pun berbagi info seputar mekanik game sederhana yang bisa diterapkan jika ingin bereksperimen membuat board game bersama si kecil di rumah.

Sesi sharing dari Hompimpa Games | Foto: Hompimpa Games

Setelah puas bertanya dalam sharing session bersama Hompimpa Games, tibalah saat yang ditunggu-tunggu: main bareng! Dipandu 5 coach yaitu Kang Emji, Mbak Windri, Mas Adhit, Mas Tyo dan Anggi, peserta ditantang mencoba berbagai board game seperti Dancing Egg, Super Rhino, Rabbit Rally, dan My First Stone Age. Tak ketinggalan, game lokal seperti Math Cat dan Kakak Teladan juga menjadi favorit mereka.

Meskipun baru bermain pertama kali, para peserta justru ketagihan dengan board game, lho! Bahkan sebagian besar anak-anak menolak untuk mengakhiri permainan saking serunya. “Kata orang tuanya, anak-anak mereka jadi lupa dengan gadget karena sudah asyik bermain.” jelas Anggi, perwakilan Hompimpa Games. Wuih, luar biasa ya!

Sesi main board game bareng Hompimpa Games | Foto: Hompimpa Games

Melihat antusiasme peserta, Anggi pun sedikit memberi pesannya untuk keluarga yang ingin mencoba board game sebagai media belajar di rumah. “Board game memang bukan barang murah, tapi masih bisa kok diatasi dengan cara kreatif seperti membuat board game sederhana dengan bahan di sekitar kita. Pasti seru dan menambah keakraban keluarga.” ujarnya.

Baca juga: Manfaatkan Limbah Kertas, Anak Bisa Belajar Bikin Board Game Sendiri di Kelas Ini

Wah, semoga board game bisa terus menjadi sarana belajar yang menyenangkan dan berguna untuk anak-anak Indonesia, ya!

Baca juga:

Ludes! Board Game dari Indonesia Terjual Habis di Hari Ketiga Pameran Board Game di Jerman Ketika kamu diberi kesempatan untuk membuat board game dan dijanjikan untuk memamerkannya di Eropa, board game apa yang akan kamu buat? Sebuah board g...
Ibu dan Anak Ini Taklukkan Peserta Lain di Playday Celebes & Candrageni Sabtu lalu (8/7), Adya (11) bersama Sekar (11) dan Arkan (8) tengah seru bermain bermain bersama. Di usia mereka yang tergolong masih sangat muda, mer...
The Art of Batik, Bermain Sambil Belajar Cara Membuat Batik The Art of Batik Dalam dunia perbatikan terdapat istilah ‘Mbok Mase’. Mbok Mase adalah sebutan bagi perempuan yang merupakan saudagar batik. Beliaula...
Bagikan:
amaliacindra
Newbie board gamer who love writing and watching movies. For community event and report kindly contact me on amalia(at)boardgame(dot)id. See you every month at PlayTime Bandung!