Editorial Surat Dari T1

Surat dari T1: Berjuang Lewat Board Game

Bagikan:

MemoirMen1

“Mengapa WR Supratman diangkat sebagai pahlawan nasional?” Tanya seorang penyiar radio pada satu kuis pagi 10 Nov lalu. “Karena ikut perang kali ya?” jawab seorang peserta di ujung telp.

Menyambut hari pahlawan 10 Nov lalu Sebuah video menarik juga ditampilkan Kompas pada laman web ini: Kuis 10 Nov.

Lalu apa hubungannya dua hal di atas dengan board game?
Ini adalah sebuah peluang sekaligus tantangan untuk kita semua. Mungkin sudah saatnya kita bisa hadirkan lebih banyak board/card game dengan tema sejarah Indonesia untuk memotivasi ketertarikan anak-anak kita untuk belajar sejarah negerinya sekaligus juga meneladani para pahlawannya. Rio Fredericco lewat karya board gamenya berjudul Mahardika telah memberi bukti bahwa konten sejarah kita bisa jadi sebuah daya tarik tersendiri.

Di tengah arus informasi (konten) dan kemajuan teknologi yang begitu pesat, ini akan jadi sebuah bentuk perjuangan sendiri. Dulu kita buktikan bahwa bambu runcing dengan strategi yang tepat akan sama efektifnya dengan peralatan perang modern. Kami percaya (board/card) game, dengan design yang baik, juga akan jadi salah satu media perjuangan yang efektif untuk menyampaikan konten sejarah (dan berbagai konten positif lainnya).

Akan jadi kebahagiaan tersendiri jika suatu hari kita bisa melihat banyak keluarga bisa bermain bersama dan pada saat yang sama menumbuhkan rasa bangga anak-anak mereka akan negeri ini. Semoga kita tidak perlu menunggu terlalu lama.

Eko Nugroho,
Koordinator tim penulis/redaksi boardgame.id

Bagikan:
enugroho
Game designer, happy Player, Kiriya admirer, and a food hunter. Kadang juga bagi cerita, ide, dan foto via twitter: @eNugroho
http://eko.nugroho.web.id