Kabar Game

Waroong Wars dan Pagelaran Yogyakarta Rilis Oktober

Bagikan:

Rilis Pers

Memenuhi janjinya di awal pagelaran event “Board Game Challenge 2015 (BGC2015)”, Harian KOMPAS resmi menyatakan akan memproduksi secara komersil dan massal “Waroong Wars” dan “Pagelaran Yogyakarta”. Kedua board game tersebut adalah peraih Juara I dan Juara II event “BGC2015”.

“Waroong Wars” adalah permainan berbasis kartu yang menuntut pemainnya berperan sebagai pemilik warung. Tugasnya sederhana, merebut sebanyak mungkin poin dari menu masakan yang tersedia. Game ini didesain oleh Adhicipta Raharja Wirawan, Aditya Pradana, David Santoso, dan Wikan Prabowo. Mereka adalah peserta “BGC2015” kota Surabaya.

“Pagelaran Yogyakarta” adalah permainan berbasis papan dan kartu yang menuntut pemainnya berperan sebagai manajer gedung pertunjukan. Gedung tersebut memanggungkan pertunjukan seni khas Yogyakarta. Setiap pemain berlomba mendapatkan poin dengan cara memanggungkan pertunjukan yang digemari penonton. Game ini didesain oleh Adhitya Wahyu Purnama, Diah Rahmawati, Eko Heri Siswanto, dan Erwin Jarot Skripsiadi. Mereka adalah peserta “BGC2015” kota Yogyakarta.

Produksi tahap pertama akan dilaksanakan serempak, dengan masing-masing judul diproduksi sebanyak 1.000 kopi. Semua board game tersebut akan dipasarkan melalui toko buku Gramedia terpilih, online store Harian KOMPAS, Manikmaya, dan masing-masing desainer. “Waroong Wars” dan “Pagelaran Yogyakarta” dijadualkan sudah dapat dibeli oleh publik selambatnya bulan Oktober 2015.

“Waroong Wars” dan “Pagelaran Yogyakarta” adalah 2 dari 24 desain yang terpilih menjadi finalis dalam pagelaran “Board Game Challenge 2015: Grand Final and Exhibition” yang diselenggarakan di Bintaro Exchange pada 6-7 Juni 2015. Ke-24 finalis tersebut berasal dari kota Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Jakarta.

Setelah memastikan 2 desain diproduksi, Harian KOMPAS bersama Kummara melanjutkan review eksklusif terhadap 22 desain lainnya. Sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati bersama antara Harian KOMPAS, Kummara, dan desainer, keputusan mengenai desain mana saja yang akan diproduksi secara komersil dan massal oleh Harian KOMPAS akan diumumkan selambatnya bulan Desember 2015.

“Waroong Wars” dan “Pagelaran Yogyakarta” adalah langkah awal kita untuk bersama membangun industri board game skala nasional di Indonesia. Bermodalkan itu, kita boleh berharap bahwa di tahun-tahun mendatang akan lebih banyak lagi lahir board game karya anak bangsa yang mengisi pasar dalam negeri yang memang memiliki kecenderungan terus bertumbuh.

Tetap bermain dan teruslah berkarya!

Sumber: Boardgamechallenge.id

Baca juga:

Play Day Menara, Cara Seru APIBGI Kampanyekan Board Game Indonesia Jakarta (9/9). Sabtu lalu Asosiasi Pegiat Board Game Indonesia (APIBGI) sukses menggelar Play Day perdana mereka di Menara by Kibar yang beralamat di ...
Penasaran Apa Pengaruh Game Ke Dunia Pendidikan? Ikut #NgobrolGame Aja di Depok Sabtu Ini Mengkaji Potensi dan Peranan Game untuk Meningkatkan Mutu Dunia Pendidikan di Indonesia Diskusi publik terkait peranan game dalam dunia pendidikan a...
11 Kompetisi Membuat Board Game Paling Terkemuka di Dunia Bisa dibilang board game tumbuh dan berkembang dengan pesat di Eropa, terurama Jerman, semenjak tahun 90an pasca perang dunia kedua. Hingga kini terca...
Bagikan: