Sejarah Board Game Indonesia

Hingga saat ini, ada lebih dari 40 judul board game Indonesia yang pernah diilis dan dijual untuk umum. Jika dibandingkan dengan negara-negara di Eropa atau Amerika, jumlah ini sangatlah kecil. Itu jelas, karena industri board game Indonesia baru saja bangkit dan bertumbuh.

Masyarakat Indonesa bisa dibilang mulai banyak yang tahu dan menyukai board game sejak digagasnya Board Game Challenge oleh Kummara Game Design Studio bersama dengan Harian Kompas pada tahun 2015. Namun, sebenarnya mulai sejak kapan sih board game Indonesia itu ada? dan bagaimana perkembangannya sampai sekarang ini?

Jejak Industri Board Game Indonesia

2019

Jun

Boardgame.id menghadirkan community center di Bandung. Tempat ini dikenal dengan nama PlaySpace by boardgame.id yang beralamat di Jalan Sukanagara no. 31, Antapani, Bandung. Di sini tersedia ruang aktivitas dan juga galeri yang menampilkan judul-judul board game Indonesia. Informasi selengkapnya tentang PlaySpace bisa dibaca di sini.

Apr

Mechanimotion Entertainment merilis seri kedua dari Linimasa yang kali ini diberjudul Linimasa: STEAM. Berisikan tokoh dan peristiwa bersejarah yang fokus pada bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, & Mathematics). Informasi selengkapnya bisa dibaca di sini.

Mar

Indonesia menjadi satu-satunya negara yang membawa dan memamerkan board game di ajang London Book Fair 2019. Informasi selengkapnya bisa dibaca di sini.

Sebagai bagian dari pengenalan board game Indonesia di London yang didukung oleh BEKRAF, tim Indonesia menggelar sesi main board game Indonesia di salah satu board game cafe di London. Infomasi selengkapnya bisa dibaca di sini.

Tidak hanya itu, program pengenalan board game Indonesia di London juga berhasil membuka peluang kerjasama dengan salah satu universitas di Inggris untuk mengembangkan board game tentang internet sehat dan cyber security. Infomasi selengkapnya bisa dibaca di sini.

Dua board game Indonesia bertema zombie dirilis di bulan ini, ada Zombie Space dan Chibies vs. Zombies. Informasi untuk Zombie Space klik di sini, dan di sini untuk Chibies vs. Zombies.

Pengembang gim digital, Toge Production, juga merilis board game pertama mereka. Membawa suasana politik menjadi lebih humoris lewat card game parodi politik, Circus Politicus. Informasi selengkapnya bisa di baca di sini.

Penerbit Maen Main membawa kisah perjalanan Ibnu Batutah, seorang cendikiawan muslim yang pernah berpetualang ke berbagai tempat di dunia pada abad pertengahan selama 30 tahun ke dalam board game berjudul Traveler. Infomasi selengkapnya bisa dibaca di sini.

Jan

Memento Craft, salah satu pengembang board game yang berbasis di Jakarta merilis karya perdana mereka yang berjudul Cenayang: A Game of Assumption. Informasi selengkapnya bisa dibaca di sini. Untuk review Cenayang bisa kamu baca di sini.

Si Anak Nakal, board game Indonesia pertama dengan jumlah komponen paling sedikit yang diterbitkan oleh Mahavira Studio juga dirilis di bulan Januari 2019. Informasi dan ulasannya bisa kamu simak di sini.

2018

Des

Educa Studio, yang lebih dikenal sebagai pengembang gim digital dengan seri Marbel, merilis Marbel Firefighter dalam wujud board game untuk pertama kalinya. Informasi selengkapnya bisa di baca di sini.

Belajar sejarah tak lagi membuat kantuk dan membosankan karena permainan kartu Linimasa: Edisi Sejarah Kemerdekaan telah hadir. Berisi tiga mode permainan, terintegrasi juga dengan aplikasi quiz yang juga memiliki fitur AR (augmented reality). Informasi selengkapnya bisa dibaca di sini.

Okt

Untuk ketiga kalinya, Indonesia berpartisipasi dalam ajang Essen SPIEL, pameran board game terbesar di Jerman. Sebanyak 24 judul board game dibawa dan diperkenalkan kepada masyarakat internasional. Informasi selengkapnya bisa dibaca di sini.

 

[Work in Progress]
Halaman ini masih akan terus dikembangkan

 

 

Translate »