Indonesian Rules, Yuk Kepoin Board Game Perdana Karya Youtuber Bule Ini!

Indonesian Rules, Yuk Kepoin Board Game Perdana Karya Youtuber Bule Ini!

Monopoli. Sudah jadi rahasia umum, kalau board game satu ini adalah salah satu game paling terkenal di seluruh pelosok negeri. Saking terkenalnya, game ini bisa didapatkan dengan sangat mudah, berbeda dengan board game lainnya.

Nah, jika Monopoli yang ada di lemarimu sudah biasa kamu mainkan, bagaimana dengan Monopoli yang ‘Indonesia banget’? Pasti penasaran, kan? Tenang, karena semuanya ada di board game buatan youtuber kece ini! dan Boardgame.id berkesempatan untuk langsung mewawancarainya.

Cukup lama tinggal di Indonesia dan mengenal budaya orang-orang sekitar, membuat Sacha Stevenson – sang desainer, tergerak untuk membuat game berjudul Aturan Indonesia atau Indonesian Rules ini. Berawal dari sebuah project di Youtube bersama suami, rupanya game ini mendapat respon positif dari banyak orang, dan membuatnya memutuskan untuk menekuni pengembangan board game tersebut.

Indonesian Rules by Sacha Stevenson

Lalu, bagaimana sih awalnya Sacha bisa terinspirasi membuat game ini? Selain dari Monopoli itu sendiri, rupanya ia juga mendapat ide game ini dari Cash Flow karya Robert T. Kiyosaki. “Saya mempelajari game itu, dan berpikir bahwa konsep game tersebut tidak cocok untuk orang Indonesia. So, I made this game.” jelas wanita asal Kanada ini.

Pada dasarnya, game ini mempunyai konsep yang sama dengan kedua board game tadi, hanya game ini lebih memasukkan faktor budaya yang mempengaruhi jalan cerita si pemain. “Di Indonesia, kesuksesanmu bukan ditentukan dari seberapa pintar atau seberapa keras usahamu, tapi ada banyak faktor budaya lain yang menentukan. Inilah yang ingin saya tunjukkan di sini.” jawabnya.

Bule yang sudah mengenal board game sejak kecil ini menjelaskan, ada beberapa poin yang membuat game ini berbeda dengan Monopoli biasa. “First, it takes corruption into account. Diakui atau tidak, korupsi masih menjadi bagian dari budaya orang Indonesia. Ada juga beberapa karakter khas Indonesia, misalnya Ormas, yang bisa mencegah pemain lain berinvestasi untuk properti.” Wah, seperti di dunia nyata saja, hahaha.

Uniknya, alih-alih memakai kartu Kesempatan dan Dana Umum, Sacha justru menyediakan satu set kartu Takdir dan Silaturahmi dalam game buatannya, lho. Kartu Takdir adalah kartu yang sama dengan kartu Kesempatan, sedangkan kartu Silaturahmi berisi aneka karakter yang hubungannya harus terjaga, persis dengan kehidupan asli orang Indonesia. Menarik, ya!

Ada yang menarik saat membahas kartu Silaturahmi ini, karena ternyata kartu ini tidak selamanya membantu pemain mencapai kesuksesannya. “Berangkat dari kehidupan masyarakat Indonesia, kekayaanmu akan tergantung dari siapa saja relasimu di permainan ini. Kamu bisa saja mendapat sesuatu yang nilainya kurang dari gajimu, bisa juga lebih.” jelasnya lagi.

Ketika ditanya tentang alasannya tertarik dengan board game, jawabannya sederhana. “I like board games because I like laughing and I like people. Menurut saya board game adalah cara bagus untuk menghabiskan waktu dengan teman, bermain dan tertawa bersama, juga belajar sesuatu yang baru.” kata penggemar Scrabble, Life dan Operation ini.

Jadi, kenapa sih orang Indonesia harus main Indonesian Rules ini? “Kenapa? Because it is EPIC! Akan sangat menyenangkan saat memberitahu seseorang tentang negaramu, dan melihat wajah kaget mereka saat mendengarnya!” jawabnya menutup wawancara. Wow, luar biasa ya!

Hadir dalam edisi dwibahasa, membuat game papan ini cocok sebagai teman belajar bahasa sekaligus menelusuri berbagai fakta tentang Indonesia. Untuk pengalaman yang lebih menantang, ajaklah para bule di sekitarmu untuk bermain bersama, pasti seru!

Nah, bagaimana? Ingin segera bermain, kan? Jika kalian tertarik dengan Indonesian Rules, segera kunjungi instagram Sacha Stevenson untuk informasi lebih lanjut, ya.

Overall, thanks for making this awesome board game!

You may also like