Menilik Card Game Referensi Bajak Laut Kaido – Tobi Roppo (Bagian 3)

Menilik Card Game Referensi Bajak Laut Kaido – Tobi Roppo (Bagian 3)

Bagian terakhir dari seri pembahasan referensi permainan dari Kru Bajak Laut Kaido ini akan mengulas para Tobi Roppo / Flying Six. Tobi Roppo sendiri adalah pasukan elit yang posisinya hanya satu level di bawah para All Stars milik bajak laut Kaido dalam serial One Piece. Bahkan konon para Tobi Roppo memiliki peluang untuk menggantikan para All Stars jika mampu mengalahkannya. Seperti halnya headliner, para Tobi Roppo kecuali X-Drake mengambil referensi dari permainan kartu popular yang akan dibahas satu per satu dalam artikel ini

  • Page One

Page One adalah Tobi Roppo yang paling awal dimunculkan melalui konflik dengan Sanji sebagai penjual soba. Sanji bahkan harus menggunakan raid suit nya untuk dapat bertarung seimbang dengan Page One. Permainan Page One dikenal di Indonesia dengan nama cangkulan / minuman. Familiar kan?

Page One yang memiliki kekuatan Spinosaurus. Image by cbr.com

Page One dimainkan dengan membagikan empat kartu ke tiap pemain. Secara bergiliran pemain memainkan kartu mengikuti simbol / suit yang  dimainkan oleh pemain pertama. Saat pemain tidak memiliki simbol / suit dimaksud, pemain harus “mencangkul” atau “minum” dari deck sampai menemukan simbolnya. Pemain yang memainkan kartu dengan angka terbesar akan mengawali trick selanjutnya. Pengembangan dari permainan Page One adalah Dobon, yang juga menjadi referensi salah satu headliner Kaido.

Peraturan lengkap Page One dapat dibaca di sini.

  • Ulti

Ulti adalah Tobi Roppo perempuan yang konon adalah saudara dari Page One. Kemampuannya sendiri belum diketahui, namun dari beberapa panel terlihat bahwa Ulti adalah tipe yang mudah jengkel. Ulti diambil dari nama sebuah permainan kartu dari Hungaria yang menggunakan set kartu unik bernama Tell Pattern Pack berjumlah 32 kartu yang mirip kartu remi.

Ulti yang kemampuannya belum diketahui. Image by duniaku

Ulti dimainkan oleh tiga pemain, dimana satu pemain akan bermain melawan dua pemain sisanya. Ulti, yang sering dianggap sebagai trick taking game nasional Hungaria, diawali dengan fase bidding. Pemain boleh bertaruh tentang kondisi akhir permainan : timnya memenangkan semua trick, timnya kalah di semua trick, hingga mendeklarasikan “Ulti” yang berarti pemain yakin akan memenangkan trick terakhir dengan tujuh trump card. Setelah masing-masing grup melakukan bid, permainan akan dimainkan selayaknya permainan trick taking dan masing-masing pemain berusaha memenuhi kondisi yang ia deklarasikan. Jika di akhir ronde kondisi yang dipertaruhkan terjadi, pemain tersebut akan mendapatkan poin.

Peraturan lengkap Ulti dapat dibaca di sini.

  • Who’s Who

Salah satu Tobi Roppo, Who’s Who digambarkan memiliki tanduk, kaki, dan rambut yang panjang. Ia terlihat kurang suka dengan salah satu All Stars, Queen. Who’s Who sendiri diambil dari nama sebuah permainan kartu gubahan David Parlett yang membawa mekanisme trick taking dengan element hidden identity.

Who’s Who yang memilik kaki panjang. Image by chapteria.com

Untuk memainkan Who’s Who, kamu memerlukan deck kartu remi standar dengan angka 2,3, dan 4 yang disisihkan. Who’s Who diperuntukkan untuk tiga pemain, dimana masing-masing pemain akan mendapat 14 kartu. Bergantung pada pemilik joker, salah satu pemain akan menjadi soloist yang akan melawan dua orang pemain lainnya. Jika ada satu orang yang memiliki dua joker, maka ia adalah soloist, sementara jika kedua joker terbagi ke dua orang, maka pemain yang tidak memiliki joker adalah soloist nya. Objektif dari soloist adalah membuat kedua pemain lain memenangkan total trick yang sama, atau memenangkan total trick diantara dua pemain lainnya.

Peraturan lengkap Who’s Who dapat dibaca di sini.

  • Black Maria

Black Maria merupakan Tobi Roppo terbesar secara fisik – entah karena memang dari suku raksasa atau penyebab lain. Black Maria diperlihatkan selalu memegang pipa rokok dan menggunakan gaya rambut ala geisha. Black Maria sendiri merupakan istilah untuk Queen of Spades (Ratu sekop), dimana dalam permainan bernama sama, kartu tersebut merupakan kartu dengan poin tertinggi.

Black Maria yang digambarkan memegang pipa rokok. Image by onepiece.fandom.com

Black Maria adalah permainan berbasis Trick Taking varian dari Hearts, dimana pemain berusaha untuk mendapatkan poin sekecil mungkin. Pemain sebisa mungkin menghindari trick dimana kartu-kartu hati, As sekop, King sekop, dan Queen sekop dimainkan karena kartu-kartu tersebut akan memberikan poin tambahan jika diklaim. Menariknya, jika seluruh kartu berpoin dikumpulkan oleh satu pemain, pemain lainnyalah yang justru akan bertambah poinnya

Peraturan lengkap Black Maria dapat dibaca di sini.

  • Sasaki

Tobi Roppo terakhir yang akan dibahas adalah Sasaki yang memiliki perwujudan layaknya oni (iblis) dengan tanduk melengkung dan gigi taring yang panjang. Sasaki bersama Page One disebut-sebut sebagai Tobi Roppo terkuat yang berpotensi naik pangkat menjadi All Stars. Nama Sasaki diambil dari permainan 44A (Sasaki) yang dimainkan oleh 4 pemain dalam dua tim menggunakan set kartu remi yang dimodifikasi.

Tobiroppo Sasaki yang terlihat seperti oni. Image by duniaku

Dalam permainan Sasaki, kartu angka 2 dan Joker tidak digunakan. Seperti halnya Who’s Who, pemain dibagi menjadi dua tim, dimana tim pertama diketuai pemain yang memiliki 10 wajik dan tim kedua yang memiliki 10 hati. Jika satu pemain memiliki keduanya, maka permainan akan dimainkan 1 lawan 3. Dimainkan dengan mekanisme trick taking, pemain secara bergiliran akan memainkan kartu dari tangan dalam single card, pair, atau straight. Pemain harus memainkan kartu dengan nilai yang lebih besar dari pemain sebelumnya, dilanjutkan terus hingga seluruh pemain kecuali satu orang melakukan pass. Perhitungan poin di akhir ditentukan berdasarkan posisi akhir tiap-tiap pemain.

Peraturan Sasaki bisa coba dibaca di sini

Baca juga pembahasan dari referensi Sheepshead hingga Speed dan referensi Dobon hingga Daifugo atau tulisan menarik lainnya dari Vicky Belladino.

You may also like