Perlukah Kita Mencari Alasan Agar Mau Bermain?

Perlukah Kita Mencari Alasan Agar Mau Bermain?

Sebelum corona mulai mewabah ke seluruh dunia, bermain merupakan aktivitas yang dianggap sebagai hal mewah atau pada saat yang sama bisa menjadi hal yang tidak berharga untuk dilakukan. Istilah yang sangat paradoks memang, tapi ya kondisi seperti itu terjadi di seluruh dunia.

Di negara berkembang, bermain dianggap aktivitas yang tidak produktif, bahkan untuk anak-anak. Dengan alasan yang cukup sederhana, anak-anak sangat diharapkan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Dan imbasnya mereka dituntut keluarga dengan memanfaatkan waktu yang ada untuk belajar atau bekerja secara maksimal demi mencapai kehidupan lebih baik itu.

Makanya, aktivitas bermain dianggap tidak produktif karena tidak akan memberikan manfaat apapun yang hasilnya langsung terlihat (apalagi instan) kepada pengguna, dalam hal ini, para pemain. Bisa jadi juga, hal ini diperkeruh dengan buruknya pilihan permainan / kegiatan bermain yang tersedia yang pada akhirnya menghasilkan paradigma buruk tentang bermain. Mungkin bisa sampai merembet dan memberikan gambaran buruk pada industri game juga.

Tapi bertolak 180 derajat, ada riset dan survey menarik yang datang dari negara maju seperti Inggris. Bagi mereka, kegiatan yang melibatkan semua anggota keluarga seperti bermain di akhir pekan malah sekarang ini dianggap sebagai barang mewah untuk dimiliki dan patut dicontoh keluarga lain. Ini adalah hasil dari penelitian yang berjudul The Redefinition of Life’s Luxury yang melibatkan 1000 orang tua anak-anak Inggris yang berusia hingga 16 tahun.

Nampak jadi permasalahan yang serius ya? Padahal kita sebenarnya tidak membutuhkan alasan untuk bermain. Justru kita perlu bermain. Boardgame.id tak pernah bosan untuk selalu menyampaikan berbagai manfaat dari bermain, terutama bermain board game.

alasan bermain

Satu catatan, yang bermain tidak selalu anak-anak. Orang tua juga perlu bermain, bahkan Boardgame.id menganjurkan, salah, malah mewajibkan orang tua untuk ikut bermain bersama putra-putrinya. Sedangkan dari sisi anak, mereka bisa mengasah critical thinking, problem solving hingga membuat keputusan yang tepat.

Baca juga: Video Ini Ingatkan Orang Tua Untuk Bermain Board Game Bersama Anak

Masa pandemi seperti saat ini justru menjadi kesempatan untuk setiap keluarga. Kalau sebelumnya Ayah berangkat kerja sejak pagi pulang malam, sekarang seharusnya punya waktu untuk bisa bersama-sama dengan keluarga tercinta. Manfaatkan momen kebersamaan yang ada untuk bermain.

Kalau dalam keluarga sudah jenuh dengan jenis permainan yang ada, Boardgame.id punya beberapa judul board game Indonesia yang baru saja rilis. Ada Kopi Dash, Math Cat, Veggie Colors hingga The Claw serta beberapa judul lainnya. Semua board game tersebut bisa dipesan online, kunjungi halaman katalog berikut untuk melihat daftar board game yang masih tersedia:

Jadi masih perlukah kita mencari alasan agar bisa bermain?

You may also like