OPEN CALL! Daftarkan Board Game Terbaikmu Untuk Dipamerkan ke Jerman!

OPEN CALL! Daftarkan Board Game Terbaikmu Untuk Dipamerkan ke Jerman!

Jakarta, 12 Agustus 2019 – Industri board game Indonesia sedang naik daun. Pertumbuhan secara baik bisa dicermati dengan banyaknya tempat bermain board game serta judul board game karya anak bangsa yang terus bermunculan.

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 40 judul board game lokal yang telah membanjiri pasar board game di Indonesia sejak industrinya mulai bergejolak di 2014. Dari pameran BEKRAF Game Prime 2019 yang berlangsung pada Juli lalu saja, area board game diramaikan oleh 14 penerbit dan pengembang board game yang mana 6 di antaranya adalah pemain baru.

Baca juga: 6 dari 14 Pengembang Board Game Indonesia Ini Perdana Tampil di BEKRAF Game Prime 2019

Kiprah board game Indonesia tidak hanya sebatas di dalam negeri saja, namun sampai ke luar negeri. Tahun lalu, berkat dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, 24 judul board game yang mengangkat tema Indonesia diterbangkan ke Jerman untuk diikutsertakan dalam pameran board game tingkat internasional, Essen SPIEL.

Tahun ini, Indonesia akan kembali berpartisipasi dalam Essen SPIEL 2019 dan bersaing dengan 50 negara lainnya untuk mengenalkan permainan terbaiknya ke lebih dari 190.000 pengunjung dari seluruh dunia.

booth board game Indonesia
Booth Archipelageek di Essen SPIEL 2018 | Foto: Isa R. Akbar/BGID

Keikutsertaan Indonesia pada Essen SPIEL 2019 merupakan buah kerjasama Deputi IV BEKRAF) dan Asosiasi Pegiat Board Game Indonesia (APIBGI). Mengusung bendera “Archipelageek” dari BEKRAF yang kerap mengangkat produk-produk industri game tanah air, booth Indonesia di Essen SPIEL 2019 akan hadir di Hall 3 Messe Essen seluas 66 m2.

“Nantinya booth Archipelageek harus dapat berisikan produk-produk board game dan card game berkualitas yang merepresentasikan tidak hanya industrinya namun juga Indonesia secara keseluruhan.” Papar Andre, Ketua APIBGI.

Poster OPEN CALL 2019

Menurutnya, kolaborasi BEKRAF dan APIBGI di hadirnya booth Indonesia pada Essen SPIEL 2019 ini sangat berpotensi untuk bisa mengakselerasi tumbuh kembangnya industri board game Indonesia. Selain itu Ia juga berharap, proses seperti ini akan bisa berjalan rutin dan menjadi penyemangat bagi kreator board game Indonesia untuk terus berkarya.

Baca juga: Yuk, Rayakan 17 Agusuts dengan Main Board Game Indonesia di PlayTime Merdeka

Merujuk kepada kesempatan itu, BEKRAF dan APIBGI mengundang para kreator atau perancang board game lokal untuk bergabung meramaikan booth Indonesia di Essen SPIEL 2019 dengan mendaftarkan board game dan card game terbaik mereka pada Open Call Essen 2019 yang dibuka mulai dari hari ini hingga 5 September 2019.

Persyaratan serta pendaftaran karya dapat dilihat dan dilakukan melalui tautan berikut: http://bit.ly/daftar-archipelageekspiel2019

Signing Ceremony penerbit Indonesia (Manikmaya Games) dengan penerbit Perancis (Blue Orange)

“Salah satu hasil dari partisipasi kita tahun lalu (di Essen SPIEL 2018), ada satu board game Indonesia yang akan dipasarkan ke 26 negara oleh penerbit asal Perancis. Tahun ini kita akan mencoba gencarkan lagi board game Indonesia biar lebih banyak penerbit yang mau melisensi produk kita. Untuk itu penting sekali proses pemilihan (kurasi) produk dan karya yang dibawa dilakukan dengan prosedur open call yang baik.” Ujar Andre.

Baca juga: Cerita Timun Mas & Buto Ijo Akan Disebarkan ke 26 Negara dalam Bentuk Board Game

Pastikan kamu mendapatkan berita terbaru terkait persiapan Indonesia membawa bendera Archipelageek untuk tampil di Essen SPIEL 2019 dengan mengunjungi halaman berikut: http://bit.ly/info-archipelageekspiel2019

You may also like